

Jenazah korban saat dievakuasi dari dalam hutan tempat korban berburu hewan, Selasa (4/1). (FOTO: Humas Polres Merauke for Cepos)
MERAUKE – Seorang warga Kampung Tambat, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke bernama Januarius Keyagop Wagowom (37), ditemukan tak bernyawa di hutan Kampung Tambat, Selasa (4/1) sekitar pukul 10.30 WIT, kemarin. Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M. Hum melalui Kapolsek Tanah Miring, Iptu Matheus Regil saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah korban di dalam hutan tersebut.
Kronologisnya, ungkap Kapolsek, berawal pada Senin, 3 Januari 2022 , sekitar pukul 15.00 WIT, di rumah korban di Kampung Tambat Distrik Tanah Miring, korban pamit kepada istrinya bernama Fransina untuk berangkat menuju hutan yang jaraknyasekitar 1 KM dari rumah korban, dengan maksud mencari makan atau berburu hewan.
Keesoklkan harinya sekitar pukul 10.00 WIT, istri korban khawatir karena korban tak kunjung pulang, sehingga istri korban pergi memberitahukan kepada saksi Anakletus terkait keberadaan korban yang belum pulang. Lalu saksi Anakletus bergegas mencari korban dimana tempat korban biasa pergi dan berhasil menemukan dan melihat korban sedang di hutan dengan posisi sujud serta wajah menghadap ke tanah, Selasa (4/1) sekitar pukul 10.30 WIT. Kemudian istri korban mengenali korban, lalu saksi Anakletus mendekat dan memanggil nama korban, tetapi korban tidak merespon sehingga saksi Anakletus memanggil warga sekitar. Pukul 12.30 WIT, setelah piket Polsek Tanah Miring yang dipimpin Ps.Kasium Polsek Tanah Miring Aipda Hijrah Firdaus mendatangi TKP, kemudian dilakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Tanah Miring menggunakan jonder serta tractor untuk mengevakuasi korban dari dalam hutan karena medan yang tidak dapat dilalui roda empat. Kemudian tim medis dari Puskesamas Tanah Miring melakukan pemeriksaan luar dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Kapolsek menambahkan barang bukti yang ditemukan di TKP berupa Noken (tas kecil) berisikan HP serta barang-barang lain milik korban, sebilah parang milik korban yang masih melingkar dipinggang korban yang biasa digunakan untuk berkebun. Terkait dengan penemuan jenazah ini, pihak Polsek Tanah Miring masih melakukan penyelidikan. (ulo/tho)
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meyatakan setelah mengikuti perkembangan pasca konflik yang terjadi…
Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…
Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…
Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…
Berdasarkan informasi yang terima dari penyidik Polda Papua terkait dengan praperadilan yang diajukan dari pihak…