Categories: MERAUKE

Panen di SP 5 Taring, Petani Berteriak Soal Pupuk

MERAUKE –  Anggota Komisi IV DPR  RI, Drs. H. Sulaeman L. Hamzah bersama Anggota Komisi V DPR Papua, Fauzun Nihayah, SE, M.Si, melakukan panen bersama dengan petani di SP 5 Tanah Miring, (Taring),  Senin (28/2).  

Sebelum panen bersama, digelar dialog dengan para petani tersebut. Salah satu   yang dikeluhkan petani adalah masalah pupuk. Tidak hanya masalah kuota pupuk yang diberikan sangat terbatas, namun juga  soal waktunya yang sudah terlambat.

‘’Yang kami rasakan dan alami  soal pupuk yang  mengalami keterlambatan. Padi yang seharusnya sudah dipupuk, tapi belum datang. Kalau boleh, pupuk itu datang sebelum atau saat kita mulai tanam padi. Kalau terlambat datang dan tidak dipupuk maka yang mengalami kerugian adalah kita petani,’’ kata Fransiskus Ulir, salah satu petani di   SP 5 Tanah Miring Merauke.

Selain masalah pupuk,  juga masalah harga beras.  Dulu, kata  Fransiskus Ulir hanya satu jenis beras. Tapi, sekarang sudah ada beberapa jenis beras diantaranya beras  broken atau beras patah. ‘’Kalau boleh hanya satu jenis beras saja dan harganya satu. Tidak perlu yang ada seperti sekarang,’’ jelasnya.

Menanggapi persoalan  pupuk ini,  diakui Sulaeman L. Hamzah bahwa selain mengalami keterlambatan juga kuotanya yang terus berkurang sehingga tidak bisa melayani petani. ‘’Dalam perjalanan saya kemari, saya melihat bahwa tidak semua padi ini pertumbuhannya baik dan berhasil baik, karena ternyata ada beberapa yang memang tidak berhasil,’’ jelasnya.

Dikatakan, persoalan pupuk ini  sudah dibahas dalam setiap pertemuan dengan  Kementrian Pertanian, Direktur Pupuk, produsen dan dibahas secara bersama di Senayan, Jakarta.   Namun memang ada kejadian di pulau Jawa, dimana ada usaha besar yang menggunakan kelompok tani yang notabene kelompak tani  tersebut adalah karyawan kontrak yang difasilitasi dengan kartu tani.

Namun setelah karyawan kontrak tersebut keluar, kartu tani tersebut tetap dipakai untuk mendapatkan pupuk subsidi. ‘’Yang terjadi di sini, penebusan kartu tani masih berlaku dan mereka mengambil bagian pupuk  di situ, tapi bukan untuk petani.  Mereka kumpulkan dalam satu pengepul  kemudian dijual dalam jumlah besar. Kejadian itu sementara menjadi topik di rapat-rapat komisi,’’ jelasnya.

Dikatakan, kelangkaan  pupuk ini menjadi kemarahan Presiden Joko Widodo. Karena subsidi dana Rp 35 triliun untuk pupuk, hasilnya di mana. ‘’Ternyata setelah ditelusuri  yang didapatkan persoalan tadi. Ke daerah juga pelayanannya makin hari bukan sedmakin bagus, tapi  semakin rusak,’’ katanya.

Karena itu, jelas   Sulaeman L. Hamzah, tugas pihaknya di Senayan dimana pembahasannya memang belum tuntas. Tapi,   jalan keluarnya seperti yang  pernah dibuat saat Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Merauke Edi Santoso  dengan cara relokasi  pupuk dari kabupaten lain yang tidak digunakan ke Kabupaten Merauke.  ‘’Itu yang akan kita lakukan untuk daerah di Papua yang kuota pupuk subsidinya tidak digunakan, akan kita relokasi ke Merauke,’’ pungkasnya. (ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

1 day ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

1 day ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

1 day ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

1 day ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

1 day ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

1 day ago