

Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom, Henry Borotian menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah kepada pemilik lahan Henny Herlina Ibo di Manokwari, Papua Barat, Jumat (26/12). (foto:Erianto / Cepos)
KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan mulai melakukan pembayaran ganti rugi lahan untuk pembangunan asrama mahasiswa Keerom di Manokwari, Papua Barat.
Pembayaran tahap pertama dilakukan langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager secara daring pada Minggu (20/12) lalu. Pembayaran dilakukan secara simbolis oleh Pj Sekda Keerom, Stenly Moningka kepada pemilik lahan.
Kemudian pembayaran dilanjutkan di Manokwari pada Jumat (26/12) oleh Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom, Henry Borotian kepada pemilik lahan Henny Herlina Ibo.
Usai melakukan pembayaran, para pejabat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Keerom meninjau langsung lahan yang akan menjadi aset dari Pemerintah Kabupaten Keerom tersebut.
“Ini menjadi satu tanggungjawab Pemerintah Daerah (Pemkab Keerom) untuk menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan asrama mahasiswa Keerom di Manokwari,” ungkap Henry Borotian kepada Cenderawasih Pos.
“Pembayaran sudah dilakukan 2 kali, yang pertama dilaksanakan secara zoom oleh Bapak Bupati Keerom, Piter Gusbager. Bapak Bupati kemudian memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyerahkan langsung kepada pemilik,” sambungnya.
Kata Borotian, sejauh ini Pemkab Keerom telah membayar ganti rugi tanah senilai Rp 1.150.000.000. Ia menyebutkan jika Pemkab Keerom berupaya menyelesaikan sisa pembayaran di tahun depan.
Page: 1 2
Rombongan diberangkatkan dari Boven Digoel dan tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, sekitar pukul 15.29…
Kebijakan tidak ditanggungnya korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual dalam skema Badan…
Riset dari pakar Universitas California, Los Angeles (UCLA) menunjukkan bahwa durasi istirahat yang tidak mencukupi,…
Seorang warga sipil bernama Andika Harudin (41) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK)…
Menurut Cahyo, apa yang dilakukan pelaku, Brigpol LR nyata mencoreng nama baik Polri dalam hal…
Dalam keterangan resmi yang diterima Kamis malam, Letkol Iwan menyampaikan bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman…