

Bupati Keerom, Piter Gusbager.(FOTO: Eryck / Cepos)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Keerom untuk tetap menjaga kedamaian jelang pesta demokrasi serentak yang akan berlangsung pada 2024 mendatang.
Kata bupati, kedamaian yang ada di Negeri Tapal Batas saat ini harus tetap dijaga bersama. Dia tidak ingin, perbedaan pendapat dan pilihan saat Pemilu nanti membuat kedamaian di Keerom retak.
Menurutnya, berbeda pendapat, berbeda pilihan adalah hal yang wajar dalam Pemilu. Sehingga dia mengajak seluruh masyarakat Keerom untuk menyambut pesta demokrasi ini dengan sukses dan damai.
“Berbeda pilihan itu wajar, berbeda pandangan dan pendapat juga wajar. Tapi jangan karena perbedaan ini merusak anak bangsa yang ada di Keerom. Kita harus tetap damai,” ungkap Bupati Gusbager pekan lalu.
Bupati juga meminta kepada oknum yang kerap membuat kegaduhan lewat ujaran kebencian dan penyebar berita hoax di Kabupaten Keerom, baik di tengah masyarakat maupun di media sosial untuk segera berhenti dan tidak mengadu domba masyarakat Keerom.
“Di media sosial banyak saling mencaci maki, sebar berita hoax. Ini tidak boleh dilakukan, karena ini bisa merusak kedamaian yang ada di daerah ini,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Gusbager juga mengingatkan kepada seluruh ASN Pemkab Keerom untuk tidak terlibat dalam politik praktis. (eri/tho)
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…