

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP saat mendengar langsung aspirasi masyarakat Kampung Fafenimbu, Distrik Yaffi, Senin (28/2). (FOTO: Erik / Cepos)
JAYAPURA-Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP terus melakukan kunjungan ke kampung-kampung, khususnya kampung yang ada di ujung distrik. Seperti yang dilakukan saat mengunjungi kampung Umuaf, Distrik Web dan Kampung Fafenumbu, Kampung Semografi, Distrik Yaffi, Senin (28/2).
Dalam kunjungan kerja yang didampingi beberapa jajarannya, Bupati Piter Gusbager selain menyerahkan bantuan berupa bahan makan, modal UMKM dan bibit durian unggul, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu mengecek dan mendengar langsung aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.
“Saya berharap semua kampung bisa kami kunjungi untuk memastikan persoalan yang ada di kampung, sehingga dalam strategi pembangunan, percepatan dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah bisa kita capai dan kita alokasikan anggaran sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Bupati Piter Gusbager kepada Cenderawasih Pos di sela-sela kunjungannya ke Kampung Fafenumbu, Senin (28/2).
Khusus masyarakat kampung Fafenumbu dan kampung Semografi Distrik Yaffi, bupati mendengar beberapa aspirasi masyarakat yang selama ini mereka rindukan. Bahkan kedatangan Bupati juga menjadi harapan besar bagi warga kampung Fafenimbu.
Setidaknya ada beberapa aspirasi yang disampaikan, seperti soal penambahan ruang kelas (SD), fasilitas belajar mengajar, tenaga pengajar, tenaga kesehatan, pembangunan Pustu, penerangan, air bersih serta perbaikan jalan.
Dari sekian aspirasi tersebut, Bupati Keerom meyakinkan masyarakat Fafenimbu bahwa kedatangannya akan menjawab seluruh kebutuhan mendasar warga setempat.
“Harapan saya dengan kunjungan ini saya membawa beberapa OPD seperti kesehatan, pendidikan dan Bappeda. Kita telah mencatat, dan kita akan segera mendistribusikan guru di beberapa kampung yang kita temui,” ujar Bupati Keerom.
“Aspirasi lain seperti listrik, air bersih dan rumah masyarakat, ruas jalan antara Yuruf sampai Kampung Semografi ini juga memiliki tantangan tersendiri, kita perbaiki dan kita akan alokasikan di perubahan tahun ini sampai tahun depan dan sampai 2024 agar masyarakat bisa lebih nyaman. Satu persatu kita akan selesaikan,”tegas Bupati.(eri/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…