Categories: BIAK

RSUD Biak Masih Kekurangan Dokter Spesialis

dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes (kiri) saat kegiatan di Jayapura. ( foto: Herry for Cepos)

BIAK-Jumlah doktes spesialis yang ada di RSUD Biak jumlahnya dinilai masih kurang, sementara untuk dokter umum jumlahnya sudah tergolong banyak, termasuk yang sudah bertugas di sejumlah Puskesmas. Meski sudah ada  16 dokter yang spesialisyang telah menetap tugas dan bekerja di Biak, namun masih ada sejumlah keahlian untuk berapa penyakit belum memiliki dokter spesialis. 

   Adapun sejumlah spesialis yang memang sama sekali belum ada di RSUD Biak atau di Biak diantaranya;  dokter spesialis jantung, dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis bedah saraf, dokter spesialis urologi dan lainnya. 

   Direktur RSUD Biak dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes mengatakan, kekurangan dokter spesialis ini membuat Pemerintah Kabupaten Biak Numfor harus mendatangkan dokter “terbang” dari Jayapura dengan mengatur jadwal pelayanannya setiap minggu. Upaya mendatangkan dokter spesialis tertentu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama. 

   “Sudah ada 4 dokter spesialis yang selama ini sudah kami datangkan dari Jayapura, mereka datang sekali dalam seminggu atau dua minggu. Nah, bulan depan, yakni bulan Mei kami kembali akan menambah 2 dokter spesialis, sehingga jumlahnya dokter spesialis yang akan didatangkan ada 6 orang,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin. 

   Ia berharap tambahan 6 dokter spesialis ini akan membantu dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya untuk pelayanan beberapa penyakit tertentu yang dokternya memang belum ada di Biak. 

   “Dokter-dokter yang masih kurang, khususnya untuk dokter spesialis kami upayakan supaya tetap didatangkan dari luar. Tentu ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat,” tandasnya.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gara-gara Asap, Pasien Sempat Dievakuasi

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…

2 minutes ago

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…

1 hour ago

Ternyata Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Sebut Tepung Jagung

Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…

2 hours ago

DPR Siap Terima Aspirasi Massa AMPB

Puan mengharapkan aksi demonstrasi itu tidak menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi juga…

3 hours ago

Budi Arie Minta Maaf soal Pernyataan ‘Lebih Cepat dari 2029’

Ia menegaskan, pernyataan yang disampaikannya dalam forum tersebut merupakan pandangan pribadi. "Pada kesempatan ini saya…

4 hours ago

Rekening Mas Botok AMPB Akhirnya Dibuka

Polda Metro Jaya memastikan rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok…

5 hours ago