Categories: BIAK

Gara-gara Makan Pinang, Karyawan RSUD Biak Dipecat

BIAK-Manajemen RSUD Biak terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Selain itu, kebersihan di area rumah sakit juga menjadi catatan penting dan mutlak mendapat perhatian khusus. Tak tanggung-tanggung, kawasan RSUD Biak dinyatakan bebas rokok dan makan pinang.

  Bahkan, gara-gara tetap ngotot makan pinang satu pegawai (karyawan) di RSUD Biak diberhentikan. “Satu pegawai saya sudah berhentikan, kami sudah kasih tahu berulang kali namun tetap saja ngotot. Ya, kami keluarkan karena mestinya petugas di rumah sakit itu harus memberikan contoh,”  ungkap Plt. Direktur RSUD Biak dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes kepada wartawan di RSUD Biak, kemarin.

  Dikatakan, bahwa bahwa kawasan rumah sakit dilarang makan pinang karena terkait dengan kebersihan, artinya dengan makan pinang di rumah sakit itu akan membuat banyak bekas ludah pinang berhamburan. Demikian halnya, dengan merokok di kawasan rumah sakit juga dilarang karena terkait dengan kesehatan dan kebersihan pula.

  “Jadi perlu dipahami bersama, bahwa makan pinang kami tidak larang. Silakan makan pinang, tapi hal yang perlu dipahami adalah dikawasan RSUD Biak dilarang makan pinang, ini dilakukan karena terkait dengan kebersihan. Pasti kita semua mau RSUD Biak itu bersih, kalau itu kita sepakat maka mari kita mendukungnya dan tidak makan pinang di kawasan rumah sakit,’ ujarnya.

  Menurutnya, kedepan pihak akan tetap memberikan sanksi tegas kepada karyawan atau petugas kesehatan ketika ada ketahuan atau kedapatan makan pinang dan merokok di area rumah sakit. “Yang pasti, kalau ada petugas kami di rumah sakit ketahuan merokok dan merokok di area rumah sakit maka yang bersangkutan diberhentikan,” tegasnya lagi.

  “Terkait dengan itu juga, maka ketika ada masyarakat yang masuk di kawasan rumah sakit lalu merokok dan makan pinang, maka sudah pasti kami tegur. Ini penting untuk kebersihan rumah sakit kita, saya kira kalau RSUD Biak bersih semua masyarakat pasti senang,” tandas dr. Ricardo menambahkan.(itb/tri)  

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

13 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

14 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

15 hours ago

Tekad Cawor Kembalikan Persipura ke Liga 1

Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…

16 hours ago

Pengemudi Ayla Merah Ditahan di Polresta Jayapura

   Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…

17 hours ago

Andika Wisnu Kerja Keras Demi Kejayaan Tim

Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…

18 hours ago