Categories: BIAK

Dua Penumpang KM. Ciremai Dipulangkan

Bupati yang jug adalah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd ketika memantau langsung KM. Ciremai yang sandar di Pelabuhan Biak setelah dari Jayapura, Kamis (16/4) dini hari. (Fiktor/Biak)

BIAK-Dua penumpang KM. Ciremai yang berupaya turun di Pelabuhan Biak ditolak dan tetap dipulangkan kembali, Kamis (16/4) dini hari. Memang kedua penumpang itu tinggal di Biak bahkan KTP-nya di Biak Numfor, namun tetap dipulangkan karena mereka baru dari daerah yang sudah terpapar virus corona (Covid-19).

   Selain itu, ketegasan menolak siapapun yang datang (termasuk penumpang ber-KTP Biak) untuk sementara diberlakukan bagi siapa saja ketika baru akan datang di Kabupaten Biak Numfor. Ketegasan itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor sebagai langkah antisipasi dalam memutus mata rantai penularan virus corona. 

   Bupati yang juga adalah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd kembali menegaskan, tidak akan mentolerir siapapun yang akan datang di Biak Numfor untuk sementara (termasuk penduduk yang ber-KTP Biak Numfor).

   “Saya berharap semua pihak memahami dan mendukung kebijakan pemerintah ini, untuk sementara tidak boleh orang keluar masuk di Biak. Apakah itu penduduk Biak Numfor yang kebetulan bepergian lalu mau pulang, untuk sementara tetap tidak bisa, kalau ada yang memaksa kami akan tetap larang turun dan pulangkan, dan itu sudah dilakukan terhadap beberapa orang,” ujar Bupati di sela-sela memantau langsung KM. Ciremai yang sandar di Pelabuhan Biak setelah dari Jayapura, Kamis (16/4) dini hari.

  Bupati datang di pelabuhan untuk kembali memastikan bahwa tidak ada penumpang yang diturunkan kapal putih tersebut. Tidak ada penumpang yang turun kecuali 2 kontainer dari Jayapura yang berisi Alkes dan mobil Sabara. Sementara 11 kontainer yang naik di Biak, diantaranya 3 kontainer berisi kopra, sedangkan 8 kontainer lainnya kosong.

  Bupati Herry A. Naap didampingi Dandim 1708/BN Letkol. Inf. Ricardo Siregar dan sejumlah pejabat lainnya kembali mengajak masyarakat mendukung kebijakan pemerintah yang sementara melarang keluar masuknya orang di Biak Numfor.

  “Saya berharap semua pihak memaklumi dan mendukung aturan yang dikeluarkan pemerintah, persoalan virus Corona adalah persoalan dunia. Saya ajak kita kita semua jaga Biak Numfor tetap bebas dari virus Corona,” imbuh Bupati.

  Sekedar, setiap TKBM yang naik ke kapal sebelumnya mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Biak.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pura-pura Beli Susu, Hajar Pemilik Kios Hingga Tangan Patah

   Guntur menjelaskan, kejadian bermula ketika korban didatangi seorang pria yang tidak dikenal dengan alasan…

6 hours ago

Pedagang Angkat Isu Pasar Dalam Torang Tanya Wali Kota Jawab

Pemerintah Kota Jayapura segera mengambil langkah untuk membenahi kondisi Pasar Mama Papua yang saat ini…

7 hours ago

Pemprov Papua Siapkan Sekolah Khusus di Empat Kabupaten

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Salah…

8 hours ago

Soal Kasus di SMAN 4,  Sekolah Diminta Ambil Keputusan Tegas

  Rustan mengatakan, persoalan tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat dan pemberitaan di media…

9 hours ago

Dinsos Pastikan Rumah Singgah Segera Beroperasi

Pemerintah Kota Jayapura memastikan pembangunan dan penyiapan rumah singgah bagi masyarakat penyandang masalah sosial terus…

10 hours ago

Tidak Pernah Direalisasikan, Warga Abe Pantai Malas Sampaikan Aspirasi

Warga Kampung Biak, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, mengaku jenuh menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi…

11 hours ago