

BIAK-Berbagai upaya terus dilakukan dalam rangka meningkatkan penanganan dan pencegahan penyebaran Virus Corona di Kabupaten Biak Numfor, agar tidak meluas penularannya di masyarakat. Salah satunya yang kembali dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor adalah dengan menyiapkan bilik pengambilan swab.
Dari tujuh bilik yang akan disiapkan, satu diantaranya sudah jadi dan tinggal siap pergunakan secara mobile. Sedangkan enam unit lainnya akan selesai pekerjaannya dalam waktu dekat. Dengan adanya bilik pengambilan swab itu, maka setidaknya akan membantu tim kesehatan di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor bekerja cepat dan tepat.
“Sudah ada satu bilik yang sudah selesai, jadi ada 7 bilik yang akan dibuat. Yang sudah selesai ini tinggal digunakan saja,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, S.KM.,M.Kes kepada Cenderawasih Pos, Jumat (15/5) kemarin.
Selain bertujuan untuk mempercepat pengambilan swab karena bisa dibawa kemana-mana, bilik ini juga dapat meminimalisir paparan Virus Corona bagi petugas kesehatan atau tim yang melakukan pengambilan Swab Covid . Bilik pengambilan swab juga akan membantu mengurangi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
Dengan tersedianya 7 bilik pengambilan swab nantinya, maka kerja tim kesehatan dalam menindaklanjuti hasil tracking atau pelacakan lebih cepat. “Misalnya untuk yang ODP rawat jalan dan OTG, dengan adanya beberapa bilik pengambilan swab itu nantinya sampel kapasitasnya bisa ditingkatkan, banyak orang yang bisa diambil swab,” ujarnya.
“Dengan adanya bilik swab ini juga, maka penggunaan APD bisa lebih dihemat, terutama untuk sampling. Sebab, petugas-petugas yang sampling akan menggunakan bilik ini. Misalnya, kalau sebelumnya menggunakan APD 3, sekarang bisa lebih rendah, jadi APD itu bisa fokus ke zona merah,” sambung Daud Duwiri.
Terkait keamanan dan keselamatan petugas, Daud Duwiri menekankan, tim sudah mendesain bilik berbeda dari bilik-bilik lain. Bilik sudah dimodifikasi yang membuatnya aman dan nyaman bagi petugas maupun orang yang disampling. (itb/tri)
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…