

Angkat Hewan Kurban. Warga LDII Biak Numfor - Supiori mengangkut sapi usai di sembelih, di pelataran Musolah Miftahul Huda LDII Biak, Jumat (6/6) kemarin. (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Menyambut Idul Adha 2025, animo masyarakat Biak untuk berkurban tetap tinggi, meskipun tahun ini terdapat sejumlah tantangan yang cukup signifikan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kekurangan pasokan sapi untuk kurban, yang membuat beberapa pihak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban mereka.
Secara umum, Warga LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Biak Numfor dan Supiori, menunjukkan semangat berkurban yang tinggi, meskipun secara kuantitas sedikit menurun dibandingkan tahun lalu.
Sebagai contoh, pada Idul Adha 2024, warga LDII Biak Supiori berkurban sebanyak 12 ekor hewan, terdiri dari 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Namun, pada tahun ini, LDII Biak Numfor-Supiori berkurban 8 ekor sapi dan 8 ekor kambing.
Ketua LDII Biak Numfor-Supiori Samsul Marlin mengatakan, animo warga LDII masih tinggi untuk berkorban, namun memang kondisi ekonomi tahun ini memang dianggap dalam kondisi sulit. Ditambah dengan fakta bahwa harga sapi makin mahal, dan hanya dapat dipenuhi dengan kebutuhan sapi lokal.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…