

Angkat Hewan Kurban. Warga LDII Biak Numfor - Supiori mengangkut sapi usai di sembelih, di pelataran Musolah Miftahul Huda LDII Biak, Jumat (6/6) kemarin. (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Menyambut Idul Adha 2025, animo masyarakat Biak untuk berkurban tetap tinggi, meskipun tahun ini terdapat sejumlah tantangan yang cukup signifikan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kekurangan pasokan sapi untuk kurban, yang membuat beberapa pihak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban mereka.
Secara umum, Warga LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Biak Numfor dan Supiori, menunjukkan semangat berkurban yang tinggi, meskipun secara kuantitas sedikit menurun dibandingkan tahun lalu.
Sebagai contoh, pada Idul Adha 2024, warga LDII Biak Supiori berkurban sebanyak 12 ekor hewan, terdiri dari 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Namun, pada tahun ini, LDII Biak Numfor-Supiori berkurban 8 ekor sapi dan 8 ekor kambing.
Ketua LDII Biak Numfor-Supiori Samsul Marlin mengatakan, animo warga LDII masih tinggi untuk berkorban, namun memang kondisi ekonomi tahun ini memang dianggap dalam kondisi sulit. Ditambah dengan fakta bahwa harga sapi makin mahal, dan hanya dapat dipenuhi dengan kebutuhan sapi lokal.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…