

Daud Rumansara,
BIAK–Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA ) Kabupaten Biak Numfor, Daud Rumansara mengatakan, Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi wisata alam, budaya dan sejarah yang luar biasa banyak.
Sebagian diantaranya kata dia telah dikelola sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat dan pemerintah daerah dn sebagian belum dikelola.
Goa Jepang, Pantai Wisata Paray, Pantai Wisata Bosnik, Tanjung Serweri dan beberapa obyek wisata alam lainnya telah dikelola pemerintah daerah.
Sedangkan obyek wisata Pantai Kampung Sasari dan Anobo di Pulau Padaido dan Kampung Sairedi di Pulau Owi dan Pulau Mansurbabo belum dikelola secara baik.
“ Semua obyek wisata perlu kelola dengan pola dan cara yang tepat sehingga memberi manfaat,”ucapnya saat ditemui Cenderawasih Pos Sabtu,(5/8).
Ia berharap ada kesepahaman dan kerja sama semua komponen masyarakat untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Biak Numfor melalui kepemilikan hak adat yang ada.(ren/tho)
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…
Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…
Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…