Categories: BIAK

Bulan Ramadan, Siswa tetap Belajar tapi Ada Penyesuaian

BIAK– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama Bulan Ramadan tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Libur Ramadan tahun ini berbeda, bukan sepenuhnya libur tetapi diatur sebagai pembelajaran selama Bulan Ramadan. Para siswa tetap belajar, hanya saja ada penyesuaian karena suasana bulan ini berbeda dengan bulan lainnya,” jelas Kamaruddin, Selasa (4/2) kemarin.

Penyesuaian ini mengacu pada Surat Edaran gabungan tiga kementerian yang mengatur tentang Pembelajaran selama Bulan Ramadan. Berdasarkan aturan tersebut, terdapat pembagian waktu belajar di sekolah dan belajar mandiri di rumah, maupun lingkungan dan tempat ibadah.

Disebutkan libur ditetapkan pada tanggal 27 dan 28 Februari sebagai awal Ramadan, serta tanggal 3-5 Maret 2025, para siswa akan melaksanakan pembelajaran mandiri di rumah, masyarakat, atau di tempat ibadah.

“Belajar mandiri ini merupakan bentuk penugasan dari masing-masing sekolah. Oleh karena itu, sekolah-sekolah harus mulai mempersiapkan bentuk tugas yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswanya,” tambah Kamaruddin.

Selanjutnya, mulai tanggal 6 hingga 25 Maret 2025, siswa kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah seperti biasa. Namun, selama masa sekolah di Bulan Ramadan dengan mayoritas siswa Muslim diimbau untuk menambahkan kegiatan keagamaan seperti Pesantren Kilat dan tadarus Al-Qur’an di luar jam pelajaran formal.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

1 day ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

1 day ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

1 day ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

1 day ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

2 days ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

2 days ago