

Petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengikuti pelatihan budidaya kakao dan manajemen koperasi yang digelar Yayasan EcoNusa
JAKARTA – Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengikuti pelatihan budidaya kakao dan manajemen koperasi yang digelar Yayasan EcoNusa untuk meningkatkan produktivitas kebun serta memperkuat kelembagaan petani.
Pelatihan yang berlangsung pada 20-25 Juni 2026 itu juga membekali peserta dengan teknik penanganan pascapanen guna meningkatkan kualitas biji kakao.
Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengikuti pelatihan budidaya kakao dan manajemen koperasi yang digelar Yayasan EcoNusa untuk meningkatkan produktivitas kebun serta memperkuat kelembagaan petani.
“Melalui pelatihan ini, petani memperoleh pemahaman mengenai teknik budidaya yang tepat, mulai dari pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga penanganan pascapanen. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas biji kakao,” kata Staf Yayasan EcoNusa Elvira Lumapuy dalam siaran pers pada Minggu.
Selama enam hari, peserta mendapatkan materi pembibitan, teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit, fermentasi biji kakao, serta manajemen koperasi. Pelatihan juga diisi praktik lapangan, termasuk teknik sambung pucuk dan sambung cupon untuk meremajakan tanaman kakao yang kurang produktif tanpa harus melakukan penanaman ulang.
Selain peningkatan keterampilan budidaya, peserta memperoleh pembekalan mengenai tata kelola koperasi, administrasi, dan pengelolaan keuangan. Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan membantu petani memperluas akses terhadap pembiayaan, sarana produksi, serta pemasaran hasil panen.
Page: 1 2
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…
Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…
Dari tangannya, polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…
Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…
Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…
Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…