

Bupati Waropen Drs. F.X Mote, M.Si saat bersama anggota FKUB Waropen, Rabu (17/09). (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
WAROPEN-Pelantikan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Persekutuan Gereja-gereja Kristen dan Katolik (PGGK) Kabupaten Waropen periode 2025–2030 berharapa bukan hanya sebagai mata rangkai kegiatan seremoni semata, tetapi sebagai momentum penting untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keragaman agama dan budaya adalah kekuatan besar, namun juga bisa menjadi tantangan jika tidak dikelola dengan baik. Di sinilah peran FKUB sangat krusial sebagai wadah dialog dan komunikasi antarumat beragama. “Kehadiran FKUB sangat penting sebagai wadah dialog dan komunikasi antarumat beragama,” ungkap Bupati Mote.
Tak hanya itu, Bupati Mote juga menyoroti peran strategis PGGK untuk menyatukan gereja-gereja Kristen dan Katolik di Waropen. Menurutnya, Protestan dan Katolik pada dasarnya adalah satu dalam keyakinan, sehingga persekutuan ini harus menjadi “rumah bersama” untuk merajut kebersamaan.
Page: 1 2
Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…
Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…
Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…
Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…
Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…