“Seperti yang sudah kami sampaikan dalam wawancara sebelumnya, kami hanya tinggal menunggu waktu untuk melanjutkan perekaman ke SD-SD di Distrik Sarmi,” ujarnya.
Ronaldy juga memberikan apresiasi kepada para guru di PAUD Maranatha Mararena dan TK Dharma Wanita Mararena atas kerja sama mereka dalam mengumpulkan persyaratan administrasi pembuatan KIA, seperti akta kelahiran, pas foto, dan data usia anak.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang sudah berinisiatif mengumpulkan data. Ini menunjukkan kepedulian terhadap masa depan anak-anak dan patut menjadi contoh bagi PAUD, TK, maupun SD lainnya di Sarmi,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sarmi berharap dapat terus memperkuat pelayanan dasar masyarakat secara menyeluruh dan merata, mulai dari usia dini, sebagai bagian dari langkah nyata mewujudkan tata kelola kependudukan yang profesional dan humanis.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…
Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…
Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…
Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…
Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan…
Bayang-bayang tapal batas yang membentang di tanah Papua tak mampu memagari jejak Ben Alois Natkime.…