

Perbaikan jaringan primer irigasi di Kalibumi, Distrik Nabire Barat yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua. (ANTARA/Ali Nur Ichsan)
NABIRE – Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melibatkan 25 kelompok tani dalam program rehabilitasi jaringan irigasi tersier dan kuarter di tiga distrik guna mengoptimalkan penyaluran air hingga ke lahan sawah.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire Yasor Victor Sawo di Nabire, Sabtu, mengatakan program tersebut merupakan dukungan Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian yang menyasar daerah sentra pertanian di Distrik Makimi, Nabire Barat, dan Wanggar.
“Rehabilitasi dilakukan terhadap jaringan irigasi yang sudah ada, antara lain melalui pemeliharaan dan perbaikan saluran yang rusak serta pintu-pintu air,” katanya.
Menurutnya, pelibatan kelompok tani disesuaikan dengan kewenangan pengelolaan jaringan irigasi tersier dan kuarter yang berada pada pemerintah kabupaten melalui Dinas Pertanian.
Kelompok tani dilibatkan untuk membuat desain perbaikan jaringan tersier dan kuarter sesuai kebutuhan mereka yang dituangkan dalam rencana anggaran belanja (RAB) kemudian diusulkan pada Distan Nabire.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…