Categories: FEATURES

Libatkan Sekjen KNPB Untuk Paparkan Materi Manajemen Konflik

Karena itu, ‎Ia juga mengajak kader PMKRI untuk melihat langsung kondisi masyarakat Papua, khususnya umat Katolik dan masyarakat yang hidup di wilayah konflik. Dalam materi yang disampaikan, Warpo menjelaskan, konflik dapat terjadi di berbagai ruang kehidupan, mulai dari kampus, gereja, pemerintahan hingga masyarakat umum.

Karena itu, ia mengatakan pemahaman tentang manajemen konflik dinilai penting bagi kader organisasi. “Konflik bisa didesain oleh siapa saja dan dapat terjadi di mana saja. Karena itu, kader PMKRI harus memahami manajemen konflik dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum mengambil keputusan, kader PMKRI perlu mengidentifikasi persoalan, melakukan analisis, membangun komunikasi, dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi damai.

“Manajemen konflik harus dilakukan dengan membangun komunikasi dan kolaborasi agar penyelesaian konflik dapat berjalan secara damai dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Tak hanya dari KNPB, pemateri lain dalam kegiatan itu juga datang dari kalangan akademisi yakni dari, Dosen Hukum Universitas STEKOM Semarang, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., C.T., C.MP dengan materi yang paparkan berjudul ” Implementasi Otsus di Tanah Papua”.

Dalam pemaparannya ia mengatakan PMKRI sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan memiliki tanggung jawab untuk mencetak kader-kader pemimpin muda yang berintegritas, kritis, dan peduli pada kehidupan masyarakat serta Gereja.

Menurutnya kegiatan LKK menjadi tahap penting dalam proses kaderisasi formal yang dirancang untuk memperkuat karakter, meningkatkan kemampuan manajerial, serta menanamkan semangat pelayanan.

“Proses ini tidak hanya menyiapkan kader yang siap memimpin di internal organisasi, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu berperan aktif di tengah
masyarakat. Dengan komitmen yang kokoh, diharapkan kader-kader PMKRI dapat menjadi agen perubahan dan pelaku sejarah dalam mewujudkan kesejahteraan bersama serta Perjuangan Abadi bagi Kepentingan Kaum Tertindas,” jelas Kossay.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Efisiensi Anggaran Diprediksi Picu Penurunan Hewan Kurban

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…

22 hours ago

Pelaku Penipuan dan Penggelapan Motor Lintas Kabupaten Diringkus

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah kendaraan bermotor dengan modus pelaku…

23 hours ago

Tertib Adminduk, Warga Harus Ber-KTP Sesuai Domisili

ali Kota Jayapura, Abisai Rollo menegaskan pentingnya penataan administrasi kependudukan di wilayah Distrik Muara Tami…

23 hours ago

Pemkab Asmat Minta Gubernur Resmikan Rumah Jew Syuru dan Hadiri Festival Pokman

Bupati Thomas mengatakan, kehadiran gubernur dalam peresmian Rumah Jew merupakan penghormatan lantaran itu kesempatan langkah.…

24 hours ago

Pemkab Jayapura dan Pemkab Yalimo Bahas Penegasan Batas Wilayah

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penegasan batas daerah antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten…

1 day ago

Pencarian Hari Kedua Seorang Warga yang Diterkam Buaya Belum Ada Hasil

Melihat suaminya diterkam dan diseret ke dalam air, sang istri langsung berteriak histeris dan meminta…

1 day ago