Categories: FEATURES

Ada Sosok Mon yang Merupakan Orang Pilihan dan Fan Nanggi Sebagai Ucap Syukur

Melacak Akar Munara Wampasi: Kisah di Balik Warisan Budaya yang Terus Berinovasi

Dibalik Festival Biak Munara Wampasi (FBM) rencananya akan digelar 1-4 Juli 2025 mendatang, tersembunyi jejak sejarah dan filosofi selama 20 tahun terakhir. Salah satu penggagas Dance Warnares menceritakan konsep awalnya yang perlahan terjadi pergeseran

Laporan Ismail-Biak Numfor

Kabupaten Biak memiliki satu event pariwisata yang berskala nasional. Sama seperti Festival Lembah Baliem di Jayawijaya maupun Festival Danau Sentani di Kabupaten Jayapura. Namanya adalah Festival Munara Syor (Air Surut) Wampasi.

Event pariwisata ini sempat heboh ketika dimainkan di awal. Banyak warga tidak hanya dari Biak tetapi juga kabupaten lain bahkan wisatawan domestik ikut datang menyaksikan langsung. Namun kini euforia atau atmosfir event setahun sekali itu mulai meredup. Butuh sebuah komitmen untuk kembali menghidupkan acara ini.

Salah satu penggagas Festival Munara Syor Warampasi, Dance Warnares menjelaskan bahwa ide festival ini bermula pada tahun 2005. Saat ia masih menjadi pensiunan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Momen penting yang melatarbelakangi gagasan ini adalah upacara pemberian gelar adat “Mambri Mansonanem – Rejaw Manamsorek Mansonanem Supsumanderi – Jusuf Melianus Maryen,” kepada Bupati Biak Numfor saat itu, almarhum Yusuf Melianus Maryen, dan Wakil Bupati Adirianus Kafiar, di Pantai Segara Indah

Pada saat itu, di tengah semarak acara, almarhum Bupati Yusuf Melianus Maryen menuliskan pesan khusus di atas papan triplek. Pesan tersebut berbunyi: “Pelihara dan lestasikan budaya Biak sesuai aslinya, kembangkan dengan penuh tanggung jawab, koordinasikan untuk dilestarikan untuk dibangun tugu.

“Rencananya, tulisan tangan Bupati itu akan diabadikan di tugu Mambri Mansonanem yang akan dibangun, namun hingga saat ini, tugu tersebut belum terealisasi,” ujar Dance saat ditemui di Kampung Sunde, Biak Timur, Kamis (22/5). Sambil menyeruput teh panas ia secara gamblang menceritakan semuanya tentang event ini.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pigai: Pendidikan HAM Papua Harus Berlandas Nilai Budaya

Pigai menjelaskan, Kementerian HAM memiliki berbagai program di bidang pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi HAM yang…

3 hours ago

Bunuh Mantan Ipar Karena Curiga Pakai Guna-guna

Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut…

4 hours ago

BPBD Papua Keluarkan Peringatan Usai Dua Insiden Kecelakaan Laut

Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan…

5 hours ago

Optimis Pertahankan Gelar

Ia mengaku SMA Asisi memberikan dukungan penuh kepada murid mereka untuk mengikuti berbagai iven seperti…

6 hours ago

Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal Saat Sidak ke Bea Cukai Karimun

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan…

10 hours ago

KPK Ngegas!

Budi mengungkapkan, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penindakan KPK. Pemeriksaan itu dilakukan…

11 hours ago