Kata Fredriks Y Hisage, gigitan ular yang ekor pendek ini (ular bodok sebutan lokal) sangat mematikan dan menjadi salah satu trend kasus di wilayah Distrik Muara Tami. “Saya juga berharap kepada pimpinan daerah untuk mendukung kami lewat pengadaan obat anti bisa ular ini, karena sangat dibutuhkan di Muara Tami,” uangkap Hisage.
Kehadiran Fredriks Y. Hisage di pucuk pimpinan membawa harapan besar bagi masyarakat kecil di Jayapura, dimana wajah pelayanan yang ramah, peduli tanpa ada kesenjangan sosial. “Pada prinsipnya, tugas kami cuma satu selamatkan masyarakat atau pasien yang butuh pelayanan, untuk hal-hal yang lain bisa diatur dari belakang,” pungkasnya.
Langkah humanis ini membuat RS Ramela akan dikenal bukan saja sebagai rumah sakit pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai rumah harapan bagi masyarakat kecil. Kepemimpinan Fredriks Y. Hisage ini dinilai membawa warna baru dalam pelayanan kesehatan di Jayapura.
Dengan spirit kemanusiaan itu, Fredriks berharap RS Ramela bisa terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi semua kalangan, tanpa memandang latar belakang ekonomi pasien.(*)
Kedatangan Mentri HAM itu dilingkungan kampus tersebut pun disambut hangat oleh Rektor Uncen, Dr.…
Ezri mengatakan secara umum, pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun…
Peristiwa pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 04.05 WIT di Jalan DR Samratulangi. Korban diketahui…
Pigai menjelaskan, Kementerian HAM memiliki berbagai program di bidang pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi HAM yang…
Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut…
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan…