Kata Fredriks Y Hisage, gigitan ular yang ekor pendek ini (ular bodok sebutan lokal) sangat mematikan dan menjadi salah satu trend kasus di wilayah Distrik Muara Tami. “Saya juga berharap kepada pimpinan daerah untuk mendukung kami lewat pengadaan obat anti bisa ular ini, karena sangat dibutuhkan di Muara Tami,” uangkap Hisage.
Kehadiran Fredriks Y. Hisage di pucuk pimpinan membawa harapan besar bagi masyarakat kecil di Jayapura, dimana wajah pelayanan yang ramah, peduli tanpa ada kesenjangan sosial. “Pada prinsipnya, tugas kami cuma satu selamatkan masyarakat atau pasien yang butuh pelayanan, untuk hal-hal yang lain bisa diatur dari belakang,” pungkasnya.
Langkah humanis ini membuat RS Ramela akan dikenal bukan saja sebagai rumah sakit pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai rumah harapan bagi masyarakat kecil. Kepemimpinan Fredriks Y. Hisage ini dinilai membawa warna baru dalam pelayanan kesehatan di Jayapura.
Dengan spirit kemanusiaan itu, Fredriks berharap RS Ramela bisa terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi semua kalangan, tanpa memandang latar belakang ekonomi pasien.(*)
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.,MM kembali mengingatkan masyarakat supaya waspada terhadap bahaya bahan…
Namun, dari total 64 klub peserta yang tersebar di 16 grup, baru tiga tim yang…
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom tak menampik soal pentingnya membangun karakter anak usia dini yang…
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah berdampak langsung pada industri domestik dan menekan ketergantungan…