Kata Fredriks Y Hisage, gigitan ular yang ekor pendek ini (ular bodok sebutan lokal) sangat mematikan dan menjadi salah satu trend kasus di wilayah Distrik Muara Tami. “Saya juga berharap kepada pimpinan daerah untuk mendukung kami lewat pengadaan obat anti bisa ular ini, karena sangat dibutuhkan di Muara Tami,” uangkap Hisage.
Kehadiran Fredriks Y. Hisage di pucuk pimpinan membawa harapan besar bagi masyarakat kecil di Jayapura, dimana wajah pelayanan yang ramah, peduli tanpa ada kesenjangan sosial. “Pada prinsipnya, tugas kami cuma satu selamatkan masyarakat atau pasien yang butuh pelayanan, untuk hal-hal yang lain bisa diatur dari belakang,” pungkasnya.
Langkah humanis ini membuat RS Ramela akan dikenal bukan saja sebagai rumah sakit pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai rumah harapan bagi masyarakat kecil. Kepemimpinan Fredriks Y. Hisage ini dinilai membawa warna baru dalam pelayanan kesehatan di Jayapura.
Dengan spirit kemanusiaan itu, Fredriks berharap RS Ramela bisa terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi semua kalangan, tanpa memandang latar belakang ekonomi pasien.(*)
Propam Polresta Jayapura Kota, Papua, dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 menggelar kegiatan penegakan ketertiban dan…
Kegiatan strategis ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua, serta para pemangku kepentingan…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos.,…