Categories: FEATURES

Digitalisasi Transaksi Keuangan Dorong Jayapura Menjadi Smart City

Dari Sosialisasi Optimalisasi Kebijakan ETPD oleh Kantor Perwakilan BI Papua 

Kehadiran digitalisasi telah membuat Indonesia lebih tangguh dalam beradaptasi dan pulih lebih cepat dari pandemi Covid-19. Masyarakat dapat melihatnya dari kemampuan Indonesia beradaptasi memanfaatkan ekonomi digital dalam bertahan dan membangkitkan ekonomi nasional.

Laporan: Priyadi_Jayapura

Momentum kebangkitan ekonomi nasional ini dimanfaatkan dan terus dipertahankan oleh pemerintah untuk mendorong penguatan perekonomian nasional, salah satunya melalui pembentukan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

  Satuan tugas ini dibentuk untuk mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) merupakan bagian dari implementasi P2DD yang ditujukan untuk meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola, dan mengintegrasikan sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan asli daerah.

  Poin-poin tersebut disampaikan dalam pembukaan acara Sosialisasi Optimalisasi Kebijakan ETPD melalui Pemanfaatan Kanal QRIS kepada ASN Pemerintah Kota Jayapura di Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Jumat (19/8).

  Acara sosialisasi ini dihadiri secara langsung oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Dedy Irianto; Penjabat Walikota Jayapura, Dr Frans Pekey, M.Si., penjabat Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Bapak Robby Kepas Awi; dan Direktur Bisnis Bank Papua, Bapak Sadar Sebayang. Rangkaian kegiatan diawali dengan kata sambutan dari Bapak Sadar Sebayang mewakili Bank Papua selaku stakeholder pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Jayapura, dilanjutkan dengan sambutan dari Dedy Irianto kemudian Frans Pekey.

  Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Bank Papua Dedy Irianto memberikan penjelasan terkait implementasi QRIS yang telah berjalan melalui aplikasi mobile banking Bank Papua.

  Dedy Irianto juga memaparkan pentingnya Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah dan menyampaikan betapa patut berbangganya masyarakat Papua, khususnya Kota Jayapura karena Bank Pembangunan Daerah Papua menjadi yang pertama dalam mengimplementasikan QRIS.    

   “Sebagaimana kita yang paling pertama menikmati sinar matahari di Timur, kita harus berbangga pula karena memiliki BPD pertama yang telah menerapkan QRIS”, tutur Bapak Dedy Irianto.

  Pj. Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si, juga menegaskan betapa pentingnya digitalisasi ini guna mendorong Jayapura menjadi Smart City, dimana dapat mendorong pendapatan asli daerah yang nantinya dapat disalurkan kembali manfaatnya kepada masyarakat Kota Jayapura.

  Sosialisasi QR Code Indonesian Standard (QRIS) kepada ASN Pemerintah Kota Jayapura diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman para Aparatur Sipil Negara terkait penggunaan kanal pembayaran QRIS dalam transaksi Pemerintah Daerah. Pemaparan materi pengenalan QRIS diberikan terlebih dahulu oleh Bank Papua, kemudian dilanjutkan oleh penjelasan lebih lanjut terkait QRIS dan manfaatnya oleh Bank Indonesia.

  Pembayaran digital nontunai dengan menggunakan QRIS diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam transaksi belanja daerah serta pembayaran retribusi dan pajak yang menjadi sumber pendapatan daerah. Efisiensi ini menjadi salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tentunya dengan menghadirkan pilihan pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman dan handal.

  Melalui QRIS Tanpa Tatap Muka, masyarakat kini juga dapat melakukan pembayaran digital nontunai dari mana saja. Kemudahan ini tentu dapat mendorong tingkat pendapatan pemerintah daerah, khususnya dalam penerimaan pajak dan retribusi.

   Selain paparan terkait QRIS, para ASN yang hadir juga terlibat langsung dalam simulasi penggunaan QRIS dalam transaksi pembayaran donasi ke gereja dan masjid. Antusiasme terlihat dari peserta sosialisasi yang turut merasakan manfaat dan kemudahan yang diberikan dari transaksi pembayaran menggunakan QRIS.

  Beberapa perwakilan dari instansi pemerintah daerah juga tampak antusias dengan bertanya secara langsung kepada para pemateri. Setelah acara berlangsung, para ASN menjadi semakin paham akan manfaat QRIS dan diharapkan dapat diteruskan dalam tugas pelayanan kepada masyarakat melalui instansi masing-masing.

  Kegiatan pada sosialisasi kepada ASN Pemerintah Kota Jayapura ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pekan QRIS Nasional (PQN) Tahun 2022 yang diselenggarakan tanggal 15-20 Agustus 2022. Keseluruhan rangkaian acara ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong penggunaan QRIS dalam berbagai macam transaksi pembayaran.(*)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: BOKS

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

17 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

24 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago