Sementara itu, Buhari, nelayan Jayapura yang pertama kali menemukan Karles, menceritakan detik-detik penemuan tersebut. Awalnya, ia mengira pondok nelayan yang terlihat di tengah laut hanyalah potongan kayu besar. “Awalnya saya lihat seperti pondok nelayan, tapi tidak langsung mendekat karena saya kira kayu besar,” kata Buhari.
Tangkapan Buhari ketika itu kurang memuaskan sehingga ia memutuskan pindah lokasi. Ia sudah berkeliling dan namun tetap tidak menemukan ikan. Saat pindah lokasi inilah ia menoleh ke belakang dan melihat seseorang melambaikan tangan. “Saya lihat ada orang melambai-lambaikan tangan. Kami langsung putar balik perahu dan menolong dia,” jelasnya.
Menurut Buhari, Karles ditemukan dalam kondisi sehat meski sempat mengalami syok. Ia bersama anak buahnya segera menenangkan korban dan membantu memindahkan barang-barangnya ke perahu. “Saya bilang dia tenang saja, lalu anak buah saya bantu angkat barang-barangnya ke perahu kami,” kenang Buhari.
Saat ditemukan dikatakan ketika itu Karles memiliki rambut yang cukup panjang namun sesampainya di Jayapura ia mencukur rambutnya. Buhari sendiri sempat meneteskan air mata mendengar cerita Karles. Ia tak menyangka dengan usia yang tak lagi muda ternyata masih disayang oleh Tuhan karena ditemukan dalam kondisi selamat.
Saat ini, Karles Rompas berada dalam kondisi sehat dan tinggal sementara bersama keluarga Buhari namun rencananya hari ini (Kamis,18/12) ia akan segera bertolak ke Manado setelah dihubungi perusahannya. Iapun berulang kali menyampaikan terimakasihnya kepada Buhari dan keluarga yang sudah merawat hingga saat ini. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…
Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…