Dari perjalanan panjang tersebut, Abisai kemudian menitipkan pesan khusus kepada generasi muda di tiga kampung Skouw. Menurutnya, 112 tahun perjalanan Injil harus menjadi momentum untuk kembali melihat kehidupan masyarakat dari sisi iman.
Ia mengingatkan agar generasi muda tidak hanya mengetahui sejarah masuknya Injil, tetapi juga menghidupi nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu.
Takut akan Tuhan dan pertobatan, menurut Abisai, menjadi hal penting yang harus terus dijaga. Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda di Skouw Yambe, Skouw Sae dan Skouw Mabo, tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.
Ia mengajak generasi hari ini untuk meneruskan cahaya yang telah dinyalakan 112 tahun lalu. Dari pesisir Skouw Yambe, sebuah benih iman pernah ditanam. Hari ini, benih itu telah tumbuh menjadi bagian dari identitas masyarakat Skouw. Tugas generasi berikutnya adalah menjaganya tetap hidup.(*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Operasi penertiban yang dimulai pukul 11.12 WIT tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Mimika AKP…
Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…
Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…
Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…