Categories: FEATURES

Pulang Sekolah Langsung Mengayuh, Sehari Bisa Kantongi Rp 150 Ribu

Melihat Aktifitas Becak yang Masih Beroperasi Sejak Tahun 1997 di Wamena

Moda transportasi ternyata tidak selamanya harus menggunakan mesin. Ada juga yang menggunakan tenaga hewan atau bahkan dari manusia sendiri. Untuk Tanah Papua hanya di Jayawijaya saja yang masih ada becak. Sejak tahun 1997 ternyata masih eksis meski kondisinya mulai terkikis

Laporan Denny Tonjauw – Wamena

Becak merupakan salah satu alat transportasi darat tradisional roda tiga yang digerakkan dengan cara dikayuh manusia, umum ditemukan di Indonesia dan beberapa negara Asia, namun pada zaman modern seperti ini alat becak ini sudah hampir tak terlihat lagi di beberapa wilayah Papua bahkan di luar Papua, namun hingga saat ini kendaraan tersebut masih digunakan masyarakat di wilayah Provinsi di Provinsi Papua Pegunungan.

Kendaraan roda tiga yang ramah lingkungan ini masih menjadi pilihan masyarakat untuk mengangkut penumpang dan barang dari pasar hingga sampai ke rumah warga dalam Kota Wamena, menarik becak juga masih menjadi harapan masyarakat untuk mencari nafkah sehari -hari dalam memenuhi makan minum serta biaya sekolah sehingga tak bisa dipungkiri jika banyak penarik becak di wilayah Wamena merupakan siswa sekolah dari kabupaten pemekaran lain yang mencari nafkah untuk keberlanjutan pendidikannya.

Perkembangan becak di Wamena dimulai pada tahun 1997 di bawah pimpinan Bupati J,B Wenas, didatangkan dari Makasar, Surabaya dan Yogjakarta. Tujuannya untuk mengatasi persoalan lapangan pekerjaan di wilayah itu bagi para pemuda yang tak berkesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dan juga mendukungan anak -anak yang bersekolah dari kabupaten wilayah distrik -distrik yang jauh dan kini telah menjadi beberapa Kabupaten pemekaran untuk mengambil kesempatan itu sambil melanjutkan pendidikan dan di khususkan hanya untuk anak -anak putra daerah.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

16 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

17 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

23 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

24 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago