

Ondoafi Skow Yambe, Abisai Rollo didampingi Sang Istri, Nerlince W. Rollo saat menyerahkan hadiah bagi para juara, di sela giat penutupan, Jumat (10/4) malam. (foto:Takim/Cepos)
Dari Lomba Nyanyi Semarakkan Paskah yang Digelar Ondoafi Abisai Rollo
Lomba nyanyi puji-pujian dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah yang diselenggarakan oleh Ondoafi Skow Yambe, Abisai Rollo, resmi berakhir pada Jumat (10/4) malam. Dari lomba ini banyak hal menarik yang terungkap.
Laporan: Mustakim Ali_Jayapura
Kegiatan yang berlangsung sejak 6 hingga 10 April 2026 di kediamannya di Kotaraja ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi rohani, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Sebanyak 300 peserta tercatat mendaftar dalam lomba tersebut. Namun, hanya 213 peserta yang berhasil tampil hingga akhir, sementara sisanya tidak mengikuti lomba meski panitia telah memberikan waktu tambahan. Antusiasme yang tinggi dari masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa, bahkan melampaui ekspektasi penyelenggara.
Abisai Rollo mengungkapkan bahwa ide penyelenggaraan lomba ini awalnya muncul secara spontan. Namun, respons masyarakat begitu besar hingga peserta datang tidak hanya dari Kota Jayapura, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Sentani, Sarmi, hingga Keerom.
“Awalnya kami pikir hanya warga sekitar yang ikut, tetapi ternyata pesertanya datang dari berbagai daerah. Ini di luar dugaan kami,” ujar Abisai usai menutup kegiatan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia yang hanya berjumlah empat orang, namun mampu menyelenggarakan kegiatan selama empat hari dengan baik dan lancar. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan dan berjanji akan melakukan persiapan yang lebih matang pada pelaksanaan berikutnya.
“Tahun depan kita akan buat lebih baik lagi, bahkan dengan kuota yang lebih besar hingga 500 peserta,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan masyarakat, Abisai Rollo menyiapkan total 50 door prize menarik, yang dibagikan kepada peserta maupun penonton. Secara khusus, 213 peserta yang telah tampil juga mendapatkan uang pengganti sebesar Rp250.000 per orang.
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…