Categories: FEATURES

Periksa Secara Manual Tanpa Alat Khusus, Lapor Aparat Jika Ada Kecurigaan

Pengelola Jasa Ekspedisi Menyikapi Kiriman Barang Terlarang di Kota Jayapura

Pengiriman paket berbahaya terutama narkotika dan obat terlarang melalui ekspedisi semakin marak terjadi di Kota Jayapura. Karena itu, jasa ekspedisi diminta harus berhati-hati ketika menerima paket.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur laut, yakni lewat Pelabuhan Jayapura. Namun belangkangan ini, para pelaku mengalihkan modus penyelundupan dengan mengunakan jasa ekspedisi atau pengiriman paket barang.

Terbukti beberapa kasus penyelundupan Narkotika jenis ganja lewat jasa ekspedisi ini terungkap aparat. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial, dimana aparat berhasil membekuk pelaku penyelundupan ganja lewat salah satu jasa ekspedisi.

Terkait dengan beberapa kasus penyeludupan barang terlarang ini, pihak aparat minta pengelola jasa ekspedisi untuk lebih selektif dalam memeriksa barang yang dikirim. Bila ada yang mencurigakan diminta untuk melapor ke aparat.

Menyikapi hal ini, Admin Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Padang Bulan, Awaludin mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah terutama aparat penegakan hukum dalam hal ini Polresta Jayapura Kota hingga Polda Papua untuk memberantas peredaran narkoba di Kota Jayapura maupun Papua pada umumnya.

Meskipun tidak memiliki alat khusus untuk mendeteksi paket terlarang yang masuk maupun keluar dari pelanggan. Kantor JNE cabang Padang Bulan melakukan pemeriksaan secara manual dengan membuka paket kiriman dari customer. Langkah ini diambil ketika pihak JNE setelah menganalisa terlebih dahulu terhadap paket yang mencurigakan.

“Kita periksa secara manual dengan membuka paketnya kemudian dipacking lagi, meski tidak 100 persen tepat, tapi ini cara kita untuk mengantisipasi peredaran barang terlarang di Kota Jayapura. Tidak semua kita periksa, paling yang mencurigakan seperti alamat tidak jelas, nama paket tidak sesuai berat, isi dan lainnya, itu yang kita cek,” kata Awaludin kepada Cenderawasih Pos, Selasa (10/3).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

13 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

20 hours ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

21 hours ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

22 hours ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

23 hours ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago