Menyikapi perubahan nama stadion pendidikan Wamena itu, tak ada reaksi berlebihan dari masyarakat Wamena. Semua nampak datar yang artinya bahwa mereka bersikap positif atas perbaikan yang sedang dilakukan Pemprov. Meski dibeberapa whatsapp grup ada satu dua tanggapan bernada sinis dan tak elok, tapi tidak berdampak apapun.
Benyamin juga menilai jika pemberian nama suatu bangunan, nama jalan serta tempat-tempat tertentu di era pemerintahan modern saat ini mestinya juga memperhatikan sistem kearifan lokal atas tatan adat yang berlaku di dalam sistem pemerintahan tradisional, sebab sistem pemerintahan modern sebagai sistem yang baru masuk sebagai bagian dari konstruksi kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
Mestinya tidak mematikan tatanan, budaya, tatanama beserta latar nilai estetika, nilai filosofis dan sosiologis masyarakat adat asli, maka penamaan sebagaimana yang diberikan oleh PJ Gubernur Wanggai sudah semestinya diapresiasi bahkan dilakukan lebih meluas dan menyeluruh.
Dengan demikian, maka pemberian nama Lapangan Pendidikan Wamena dengan tambahan frasa “Itlay Ikinia” di antara kata Pendidikan Dan Wamena menandakan status kepemilikan adat (hak ulayat) terhadap lokasi dimana stadion itu berada. Marga atau pasangan klen Itlay Ikinia dikenal sebagai marga berpasangan (Wita-Waya) yang memiliki hak terhadap tanah di mana stadion Pendidikan berada saat ini.
Oleh karena itu pemberian nama stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, mengandung arti yang amat penting dan besar bagi klen tersebut. Ada makna pengakuan, penghormatan dan penghargaan bagi kedua marga itu, sebab sebagai klen yang berkuasa atas wilayah tersebut, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan ketika mempertahankan wilayah tersebut dimasa lalu.
“Tentu ada sejarah. Ada harga dan ada taruhannya. Mengingat tradisi perang suku yang telah ada selama ribuan tahun di Wamena. Dan Klen Itlay Ikinia termasuk sebagai salah satu klen pasangan yang masuk dalam aliansi besar Sub Suku Wio Mukoko yang merupakan pemilik kuasa dan hak ulayat atas mayoritas tanah Kota Wamena.” beber Benyamin (jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…