Categories: FEATURES

Pembagian Takjil Bukan Sekadar Bagi Makanan Tapi Bagian dari Pembelajaran Moral

Merasakan Langsung Keceriaan Anak-anak SD Angkasa Lanud Manuhua Biak Saat Berbagi Takjil di Pinggir Jalan

Sore kemarin, matahari masih bersinar terik di langit Biak Numfor, namun semangat anak-anak SD Angkasa Lanud Manuhua Biak tak surut sedikit pun. Dengan penuh keceriaan, mereka berdiri di pinggiran Jalan Sujarwo Condronegoro, Samofa, membagikan takjil kepada para pengguna jalan.

Laporan Ismail-Biak Numfor

Puluhan siswa kelas I-IV SD Angkasa Lanud Manuhua Biak, yang mengikuti kegiatan Pesantren Kilat tampak antusias. Usai melaksanakan salat Ashar di mushola sekolah, mereka berkumpul, membawa bingkisan takjil berisi makanan dan minuman berbuka puasa.

Tak butuh waktu lama, jalanan yang biasa dilewati kendaraan bermotor dan truk angkutan barang mendadak lebih ramai. Senyum cerah anak-anak menyambut para pengendara motor, mobil pribadi, bahkan truk pengangkut BBM yang berhenti sejenak untuk menerima takjil.

“Takjil gratis! Takjil gratis!” seru anak-anak dengan penuh semangat sambil menyerahkan bingkisan kepada pengendara yang melintas. Beberapa pengendara tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih, sementara yang lain membalas dengan doa-doa baik.

Kegiatan berbagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SD Angkasa Lanud Manuhua Biak, Tatik Handayani, dan didampingi oleh para guru. Meski sebagian besar siswa sedang menjalankan ibadah puasa, tak tampak rasa lelah di wajah mereka. Justru, mereka terlihat semakin bersemangat ketika melihat bingkisan takjil yang mereka berikan diterima dengan senang hati oleh para pengguna jalan.

Kepala Sekolah Tatik Handayani menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga bagian dari pembelajaran moral bagi siswa. “Ini adalah pembelajaran moral untuk anak-anak, agar peduli dan mengimplementasikan ajaran agama, bukan hanya belajar untuk diri sendiri tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Apalagi ini bagian dari rangkaian Pesantren Kilat,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

21 minutes ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

51 minutes ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

1 hour ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

2 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

2 hours ago

Kehilangan Tanah Akibat Abrasi Pantai Adalah Kehilangan yang Sangat Besar

Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…

3 hours ago