Categories: EKONOMI BISNIS

Permintaan Kebaya Tergantung Momen

JAYAPURA – Permintaan kebaya mulai meningkat,  khususnya menjelang momen-momen wisuda. Meskipun  tergerus penjualan online shop, namun para penyedia kebaya lokal tetap optimistis dengan menyediakan berbagai koleksi kebaya mulai dari nasional hingga modern.

Seperti yang diungkapkan Pemilik Toko Kebaya Dewi Mukti di Padang Bulan bahwa kebaya merupakan busana tradisional yang selalu dicari pada momen-momen tertentu.  Seperti wisuda maupun acara nikahan, meski penjualan musiman tetapi selalu memiliki pasarnya sendiri.

“Karena ini permintaan musiman, berkaitan dengan momen wisuda dan momen nikahan, maka permintaan sedikit alami peningkatan 10-20 persen dari hari normal,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/8) kemarin.

Menurutnya, saat ini yang paling banyak dicari adalah kebaya Bali. Selain motifnya sederhana juga dipadukan dengan apa saja cocok. “Harga kami jual mulai dari Rp 250 ribu ke atas untuk atasan kebaya yang sudah di payet, ada juga satu stel Rp 300 ribu ke atas, bahkan ada juga kebaya yang atasannya hanya Rp 150 ribu, ” jelasnya.

Menurutnya, harga kebaya ini juga disesuaikan dengan permintaan konsumen, begitu juga dengan kebaya nikahan pihaknya sediakan mulai dari harga Rp 750 ribun ke atas.

Menghadapi persaingan online shop menurutnya, hal ini tidak begitu berpengaruh, karena kebanyakan yang pesan online ada yang ukurannya tidak sesuai, ada juga yang butu vermak.

“Kalau beli langsung pasti konsumen kami arahkan coba dulu, sesuaikan warna kulit, pilihan warnanya banyak, ukuran juga demikian jadi kami benar-benar menawarkan kemudahan bagi konsumen kami, ” terangnya.

Sementara itu, Ningsih seorang penjua pakaian di Pasar Youtefa yang juga menyediakan kebaya, diakuinya, dirinya tidak rutin menyediakan kebaya.  Hanya bergantung pada momen saja, jika mendekati wisuda pada beberapa universitas di Jayapura pasti stok kebaya yang disediakannya lengkap.

“Harga dimulai dari Rp 300 ribu -Rp 800 ribu satu stel, kalau atasan saja cenderung lebih murah yaitu, Rp 150 ribu -Rp 250 ribu. Rata-rata permintaan paling banyak atasan dibandingkan satu stel, ” tambahnya. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

6 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

7 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

9 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

10 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

11 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

12 hours ago