

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Edi Mangun
JAYAPURA- Unit Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional Papua-Maluku Edi Mangun mengatakan, sampai saat ini Pertamina MOR VIII Papua-Maluku masih menunggu target penerapan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di wilayah Provinsi Papua pada tahun 2021 dari pemerintah pusat.
Pasalnya, Pertamina Papua Maluku sebagai operator hanya menunggu berapa jumlah yang diperintahkan untuk diprogramkan pada tahun 2021, sehingga berapa jumlahnya, Pertamina siap mengeksekusi baik di Wilayah Papua, Provinsi Papua Barat maupun Maluku.
“Intinya selama tidak ada hambatan terkait alam dan lainnya, kami akan tetap melaksanakan program BBM satu harga, sesuai yang dicanangkan oleh pemerintah,’’katanya, Minggu (21/3)kemarin.
Untuk itu, semangat dalam mewujudkan BBM satu harga di Papua tentu terus didukung Pertamina sebagai operatornya, namun semua ini masih tetap menunggu perintah dari pusat.
Sementara Itu, program BBM satu harga adalah program Presiden Ir. Joko Widodo untuyk mewujudkan rasa keadilan bagi semua daerah di Indonesia, sehingga bisa menikmati BBM satu harga. Apalagi seperti daerah Papua ini letak geografisnya, alamnya sangat sulit dan tentu ini tetap menjadi perhatian serius pemerintah pusat, mengingat harga BBM di Papua khususnya di wilayah pegunungan sampai saat ini masih ada yang tinggi. (dil/ary)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…