

Aktivitas pelayanan di Pos Indonesia Cabang Jayapura, Kamis (21/7).( FOTO: Imelda/Cepos )
Aplikasi ini Banyak Memberikan Kemudahan ke Masyarakat
JAYAPURA – PT. Pos Indonesia (Posindo) terus melakukan ekspansi bisnis berupa financial teknologi. Salah satu layanan PT. Posindo yakni Aplikasi Pospay yang bisa ditemukan di app store atau playstore.
General Manager Pos Indonesia Cabang Jayapura, Deddy Siaahan Deputy mengatakan, aplikasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi dan inovasi bisnis Pos Indonesia ke arah digital agar lebih membantu, memudahkan dan mendekatkan pelayanan Pos Indonesia kepada masyarakat.
“Kami sudah bergerak di bidang pengembangan agen pos dan financial teknologi. Kalau ada yang mau menjadi agen pos bisa didownload di app store Pospay maupun Pospay Canvassing petugas-petugasnya juga sudah kami sediakan,” jelas
Untuk yang memiliki bisnis bisa menggunakan agen Pospay Canvassing. Setiap transaksi yang menjadi Pospay Canvassing akan mendapat fee antara 1-2 ribu per transaksi. Untuk Pospay Canvassing pihak Pos Indonesia Cabang Jayapura juga telah menyediakan tim yang mengatur hal tersebut.
“Jadi langsung dapat fee terkait pengiriman uang maupun pembayaran apapun di Pospay. Fiturnya pun sama dengan layanan Kantor Pos. Semua bisa dilayani,”ujarnya.
Lanjutnya, layanan keuangan yang bisa dilakukan melalui Pospay yakni transfer uang ke berbagai rekening bank, kirim weselpos instan tanpa rekening, transfer sesama rekening Giropos, membayar berbagai tagihan, voucher seperti tagihan listrik, token listrik, tagihan air PDAM, tagihan telpon/ponsel, voucher/pulsa dan paket data.
Aplikasi ini bisa digunakan dalam pembayaran QRIS atau QR Code di Hypermart dan Saga. Selain itu, Pospay juga memiliki tarif administrasi lebih murah dibanding dengan aplikasi lain. (CR-268/ary)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…