

Indah penjual telur Anpu di Pasar Sentral Hamadi, Kamis (20/10) kemarin. (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Sempat alami kenaikan harga, kini telur Anpu (Antar Pulau) harganya stabil dan stok melimpah di pasaran.
Seperti yang diungkapkan Indah penjual telur Anpu di Pasar Hamadi menjelaskan sejak seminggu terakhir, harga telur mulai kembali stabil, setelah sempat stok kosong akibat keterlambatan kapal masuk.
“Saat ini stok telur sudah kembali normal, bahkan harga juga masih stabil, bahkan ada penurunan harga, jika sebelumnya kami jual telur peraknya Rp 65 ribu-Rp 70 ribu, sekarang menjadi Rp 60 ribu-Rp 65 ribu/rak,”Katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (20/10) kemarin.
Diakuinya, harga eceran juga sudah menjadi stabil yang mana Rp 2.000 /butir – Rp 2.200/butir, setiap minggu dirinya mampu menjual 20 ikat, dimana 1 ikatnya terdiri dari 6 rak.
“Meski harga BBM naik, untuk harga telur masih normal tidak ada kenaikan harga, sementara untuk kesiapan menjelang Natalan, kami belum ada persiapan, biasanya di bulan November baru mulai terlihat,”Terangnya.
Selain itu, Haji Irwan penjual telur eceran lainnya di Pasar Youtefa menjelaskan bahwa harga telur yang pihaknya sediakan masih stabil tidak ada lonjakan kenaikan harga.
“Kami menjual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 68 ribu/rak, harga eceran Rp 2.200/butir – Rp 2.500/butir,”Terangnya.
Diakuinya, sampai dengan saat ini permintaan masih stabil, kemungkinan pada bulan November mulai terlihat pergerakan karena banyak pemesanan pelanggan untuk membuat kue.(ana/gin)
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…
Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…