

Tempat Kelompok Patin Karya Sejati di Koya Timur, yang ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila, Kamis (19/5)kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA- Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 tahun 2022, menetapkan, Koya Timur, Kelompok Patin Karya Sejati, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura Papua, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila.
Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi, S.ST.Pi, M.Si.,mengatakan, dengan ditetapkannya Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila tentu ini sangat baik sekali, karena memang potensi budidaya perikanan ikan nila di Koya Timur sangat mendukung karena secara letak geografis, maupun luasan juga memenuhi syarat.
Dimana luasan Daerah Koya Timur yang bisa digunakan untuk budidaya kolam ikan nila ada 5.000 hektar namun yang terpakai baru sekitar dari 2.000 hektar, tentu kedepannya masih bisa dikembangkan. Kedua, permintaan ikan nila sangat besar tidak hanya di Jayapura namun luar Jayapura seperti di daerah pegungan tengah Papua juga tinggi, tentu hal ini akan memacu petani pembudidaya ikan di Koya Timur akan semakin terus menggeliat dan Dinas Perikanan Kota Jayapura siap memberikan pembinaan dan pendampingan demi sukseskan penetapan Menteri Perikanan Kelautan RI, Koya Timur sebagai Kampung Perikanan Budidaya Ikan Nila.
“Dengan penetapan ini nantinya juga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat pembudidaya ikan nila karena produksi semakin banyak, permintaan banyak hingga di luar Kota Jayapura,”Ucapnya, Kamis (19/5)
Oleh karena itu, diharapkan, adanya kontribusi dan dukungan yang diberikan pemerintah supaya eksisteni masyarakat pembudidaya ikan nila di Koya Timur dapat dilakukan secara berkelanjutan tidak hanya saat ini saja. Selain itu, pembudidaya ikan nila Koya Timur juga diminta tetap konsiten dalam membudaya ikan nila di kolam, jika ada kendala atau hambatan bisa disampaikan ke Dinas Perikanan Kota Jayapura dan nantinya jika Dinas Perikanan Kota Jayapura tidak bisa mengatasi kendala ini jugaakan disampaikan ke KKP.
“Dengan demikian, apa yang menjadi kendala bisa diselesaikan dengan cepat dan maksimal guna peningkatan budidaya ikan nila ini,”Pungkasnya. (dil/gin).
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…