

Penjual es kelapa muda di Skyline Jayapura. Selama Ramadan, permintaan buah kelapa meningkat, Kamis (6/3). (FOTO:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA – Ramadan menjadi berkah bagi para penjual es kepala muda dan penjual kelapa muda di pasar. Pasalnya, permintaan kepala muda selama Ramadan mengalami peningkatan dibanding hari bisa.
Salah satu penjual es kelapa muda di Skyline, Ayub Kabarek mengaku sejak Ramadan, permintaan es kelapa muda meningkat. Ada yang membeli untuk dibawa pulang, namun ada juga yang minum di tempat sembari melihat pemandangan Teluk Youtefa.
“Ada peningkatan permintaan kelapa muda, dan kami sudah antisipasi dengan menambah stok kelapa muda. Sehingga pengunjung bisa tetap terlayani,”ucapnya, Kamis (6/3).
Diakui, walaupun permintaan kelapa muda meningkat. Namun harganya tetap stabil, kelapa muda polos tidak pakai susu kental manis dan sirup Rp 20 ribu/butir kelapa, sedangkan jika pakai susu kental manis atau sirup harganya Rp 30 ribu/butir kelapa.
Hal senada juga dikatakan penjual es kelapa muda di Skyline Abas. Abas mengaku, setiap Ramadan, permintaan kelapa muda meningkat, dan ini juga membawa rejeki bagi penjual kelapa muda.
Kelapa muda yang dijual didatangkan dari Skouw, Distrik Muara Tami. “Biasanya kelapa muda langsung dibawa menggunakan mobil pickup ke para penjual es kelapa muda di Skyline,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penjual kelapa muda di Pasar Otonom Kotaraja Agus mengatakan, selama Ramadan permintaan kelapa muda meningkat dibanding hari biasa.
“Harganya masih stabil dan stoknya aman,” tutupnya. (dil/fia).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…