Categories: EKONOMI BISNIS

Arso Banjir, Harga Sayuran Masih Stabil

Penjual sayur di Pasar Baru Youtefa Kotaraja saat menunggu pembeli, Senin (5/4). ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Dampak hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu, hingga menyebabkan beberapa daerah di Arso, Kabupaten Keerom mengalami banjir, sampai saat ini belum berdampak ke naiknya harga sayuran.

 Septi selaku penjual sayuran di Pasar Baru Youtefa Kotaraja mengatakan, harga sayur bayam, sawi dan kangkung sampai saat ini masih normal Rp 5 ribu/ ikat. Walaupun terjadi hujan deras dan banjir di Arso.

 Walupun demikian, ia tidak bisa memastikan apakah nanti ke depan harga sayuran naik lagi. Pasalnya biasanya jika terjadi banjir atau hujan deras harga sayur naik seperti bulan lalu.

 “Kemungkinan harga sayur bisa naik itu bisa terjadi karena saat ini di Arso masih banjir. Namun selama ini untuk sayur banyak yang petani menanamd Kota Jayapura seperti di Koya, Abepura dan Kotaraja. Jadi jika daerah ini tidak banjir tentu harga sayur masih stabil. Kecuali cabe, tomat dan kol  banyak yang didatangkan dari Arso,’’ungkapnya, Senin (5/4).

 Sementara itu, petani sayur di Koya,  Hamzah mengatakan, sampai saat ini harga sayur masih normal walaupun sempat terjadi hujan deras dan menyebabkan banjir di Arso. Memang harga sayur bulan lalu naik hingga Rp 10 ribu / ikat dikarenakan tanaman sayur petani becek dan terendam banjir di daerah Koya, Abe dan Arso, sehingga harganya naik, namun karena saat ini walaupun hujan deras dan di daerah yang banyak menanam sayur seperti Koya tidak terdampak hujan maka harga sayur masih belum naik.

 “Walaupun di Arso banjir, hal ini tidak mempengaruhi harga sayuran di pasar, karena memang penghasil sayur-sayuran banyak dari Kota Jayapura seperti Koya, Abepura, Tanah Hitam dan Kotaraja,’’ujarnya.(dil)

newsportal

Recent Posts

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

2 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

3 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

4 hours ago

Sekolah Yayasan Buka Lebih Awal, SPMB Diharap Transparan dan Objektif

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…

7 hours ago

Ubah Mindset, Pemuda Papua Jangan Hanya Jadi Penonton

Seruan bagi para pemuda Papua meningkatkan kapasitas dan terus berfikir positif serta tetap optimis dengan…

23 hours ago

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

1 day ago