

Yohanes Narahawarin (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Pemimpin Pegadaian Kantor Cabang Abepura Yohanes Narahawarin mengatakan, untuk saat ini animo masyarakat maupun pelanggan di Pegadaian area Abepura dalam membeli logam mulia belum begitu maksimal. Hal ini dipengaruhi harga logam mulia/emas batangan yang mengalami kenaikan menjadi Rp 980 ribu/gram dari sebelumnya Rp 870 ribu/gram.
“Dampak dari Covid-19, maupun pengaruh naiknya dolar Amerika membuat harga emas dunia naik. Ini mempengaruhi harga logam mulia yang biasanya banyak dibeli masyarakat untuk investasi, namun kini belum banyak yang membeli. Beda dengan bulan April lalu masih banyak yang beli,”ungkapnya, Jumat (4/6)kemarin.
Diakuinya, pada bulan April 2021, pihaknya bisa menjual logam mulia 1.6 kg, tapi saat ini belum maksimal akibat harga logam mulia mengalami kenaikan.
Ditambahkan, untuk memenuhi permintaan masyarakat maupun menjaga stok, Pegadaian tetap mempersiapkannya dengan baik, karena sekarang dalam memiliki logam mulia masyarakat tidak hanya langsung beli secara cash namun bisa membeli secara mengangsur.(dil/ary)
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…