

Terkait Tiga Tukang Ojek yang Ditembak KSB
JAYAPURA- Kodam XVII/Cenderawasih membantah secara tegas tuduhan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) yang menyebutkan tiga tukang ojek bernama Rizal (31), Herianto (31) dan La Soni (25) tewas mereka ditembak di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/10) lalu merupakan anggota Kopassus.
“Yang meninggal itu memang tukang ojek, mana ada anggota TNI meninggal akibat ditembak lalu kami sembunyikan,” tegas Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (30/10).
Dikatakan, yang meninggal murni masyarakat sipil yang bekerja sebagai tukang ojek mencari penghidupan di Kabupaten Intan Jaya. “Mereka bukan anggota TNI, kalaupun anggota TNI lantas satuannya mana ? Bagaimana kami mau mengakui mereka sebagai anggota TNI sedangkan kenyataannya mereka adalah masyarakat sipil biasa,” paparnya.
Kalaupun itu anggota TNI lanjut Eko, sudah tentu ketiga jenazah tersebut akan diberikan penghormatan sebagaimana biasanya. “Saya rasa itu klaim mereka saja dengan mencari sensasi publik,” ucapnya.
Pasca aksi penembakan tersebut, situasi Intan Jaya kata Eko kondusif. Aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengejaran terhadap kelompok yang melakukan penembakan yang diduga kelompok Lekagak Telenggen.
“Penegakan hukum dikedepankan. TNI membackup Kepolisian untuk mencari dan menangkap pelaku kriminal tersebut,” kata Eko.
Dirinya mengimbau masyarakat khususnya tukang ojek untuk menghindari daerah yang jaraknya jauh dar pos TNI-Polri ataupun pos gabungan. Hal ini mengantisipasi terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.
“Jangan jauh-jauh dari Pos TNI-Polri, jika terjadi gangguan dari KSB dapat secara langsung dilaporkan ke pos TNI-Polri. Sehingga aparat keamanan secara cepat mengatasi ataupun mengambil langkah-langkah agar tidak ada korban dari masyarakat sipil,” ucapnya.
Sebelumnya, 3 korban yang diketahui sebagai tukang ojek itu ditembak KSB yang diduga pimpinan Lekagak Talenggen di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (25/10). Korban tewas tertembak pada pada bagian kepala dan luka sayat akibat senjata tajam disekujur tubuh.
Sementara itu, akun Facebook TPNPB menuliskan bahwa satu dari 3 orang yang tewas tertembak pada Jumat (25/10) adalah anggota Kopassus Maleo. Mereka ditembak lantaran sudah diketahui, dimana saat kejadian mereka melakukan penyamaran. (fia/nat)
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…