Categories: BERITA UTAMA

MRP  Jangan Bikin ‘Kabur Air’ Soal DOB!

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si.,  menegaskan suara penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua yang disampaikan Majelis Rakyat Papua (MRP), sama sekali tidak mewakili masyarakat Papua.

Untuk itu dia meminta agar MRP cukup menjalankan tupoksinya sesuai dengan amanat Perdasus nomor 3 tahun 2008. “Apa yang disampaikan oleh MRP di pusat yang lagi ribut sekarang itu sama sekali tidak mewakili masyarakat Papua. MRP jangan bikin kabur air soal ini” kata Bupati Mathius Awoitauw, kepada media ini, Jumat (29/4).

Dia mengatakan, masyarakat Papua di sejumlah wilayah  Papua tetap mendukung pemekaran daerah otonomi baru. “Tetap konsisten untuk itu, apapun yang termuat dalam undang undang Otsus. Masyarakat adat memahami bahwa pemetaan wilayah adat,  kepastian hak dan ruang kelola masyarakat adat,  kepastian hukumnya hanya ada di dalam undang-undang Otsus,” ujarnya.

Menurutnya kiprah MRP sejauh ini cukup membuat masyarakat bingung. Karena keberadaanya sebagai representasi lembaga   kultur di Papua justru tidak dijalankan dengan baik. Bahkan, MRP juga sejauh ini terkesan tidak  mempertimbangkan fakta lain  bahwa di Papua,  suara masyarakat terus  mengharapkan pemekaran DOB Papua. Mulai dari wilayah Selatan, Tabi, Saireri, Timika, ada beberapa Kabupaten di Pegunungan Tengah, juga mendukung  wacana DOB ini.

“Dia (MRP) tidak menyaring, menerima informasi itu. Dia memaksakan kehendaknya dan itu hanya sekelompok orang saja.  Jangan sepihak, dia menerima yang lain, tapi menutupi yang lain.  Kenapa ada suara dari Tabi, MRP dibubarkan saja, mungkin karena perasaan seperti itu,”tandasnya.

Dia menambahkan, saat ini orang Papua membutuhkan kepastian hukum terhadap ruang kelola dan hak-hak mereka di tanah Papua. Karena itulah implementasi yang sesungguhnya dari Otsus.
“Intinya yang lain ribut, kita kerja nyata saja. Selama 20 tahun MRP tidak melakukan fungsi kontrol,  memanggil bupati,  wali kota, gubernur, untuk menanyakan kenapa pasal-pasal ini tidak jalan,” pungkasnya. (roy/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

4 hours ago

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

10 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

12 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

14 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

15 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

16 hours ago