

JAYAPURA-Meski telah berhasil mengamankan satu pelaku dari Kelompok Separatis Teroris (KST) atau Kelompok Kriminal Besenjata versi Polri namun hingga Kamis (28/4) kemarin pihak keamanan belum bisa menentukan dari kelompok mana pelaku yang diamankan ini.
Inisial dari pria tersebut juga belum diinformasikan ke media. “Kami belum tahu yang ditangkap kemarin dari kelompok mana, masih diperiksa dulu,” kata Kapolres Nduga, AKBP I Komang Budhiarta melalui ponselnya, Kamis (28/4) kemarin.
Kapolres Komang Budhiarta mengakui bahwa kondisi seperti kemarin (penyusup) atau serangan tak terduga sangat mungkin terjadi kapan saja sehingga satu cara untuk mengantisipasi terjadinya serangan adalah mau tidak mau dilakukan pengetatan pada pos masing – masing.
Pasalnya selama ini serangan atau tembakan yang muncul dari KST maupun KKB selalu sulit diprediksi. Tak sedikit korban yang jatuh akibat kelengahan tersebut. “Kami siaga saja karena kadang mereka muncul tak terduga dan tiba – tiba,” bebernya.
Pihak keamanan di Nduga beberapa bulan terakhir memang disibukkan dengan banyaknya aksi teror yang dilakukan oleh KKB atau KST.
Korban yang jatuh tidak hanya aparat keamanan tetapi juga dari pihak KKB atau KST. Namun ada juga dari penduduk sipil seperti yang terjadi beberapa hari lalu di Ilaga, Kabupaten Puncak. Almarhum Samsu Sattu yang tewas setelah ditembak di bagian bawah lengannya ini juga telah diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja dan kedatangan jenazah ini disambut isak tangis sang istri. Hanya sayangnya terkait diamankannya satu KST atau KKB di Nduga ini Komandan Satgas Damai Cartenz yang dihubungi via telepon ternyata tidak memberi respon. (ade/nat)
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…