

Bayi Ditemukan Dalam Keadaan Hidup
JAYAPURA-Warga jalan baru belakang Otonom Kotaraja pagi hari sekira pukul 06.00 WIT dihebohkan dengan ditemukannya sesosok bayi perempuan yang terbungkus selimut bayi dan tergeletak di semak-semak.
Bayi mungil ini ditemukan utuh alias bukan bayi prematur dan juga bukan hasil aborsi melainkan melahirkan secara normal. Tim Opsnal Polsek Abepura yang dipimpin Ipda Jetni setelah mendengar kabar ini bergerak cepat mengumpulkan data dan akhirnya menemukan adanya pasien yang tengah mengalami pendarahan di RSUD Abepura.
“Jadi pagi hari anggota kami mendapat laporan dari warga soal temuan bayi ini dan tim opsnal langsung bergerak mencari tahu hingga mendapati adanya pasien yang baru melahirkan dan langsung ditandai,” kata Kapolsek Abepura, AKP Clief Duwith sore kemarin. Dikatakan, Tim Opsnal mendatangi rumah sakit dan Puskesmas di Abepura dan sekira pukul 13.30 WIT Ipda Jetni Cs melihat daftar pasien di RS. Abepura dan menemukan adanya satu orang pasien berinisial LL (19) di ruang bersalin dan mengalami pendarahan. “Tapi pasien yang juga ibu bayi ini melahirkan di rumah bukan di rumah sakit. Nantinya setelah pendarahan barulah ia dibawa ke rumah sakit,” beber Kapolsek.
Saat polisi menuju ruang bersalin didapatilah sang pacar berinisial MF (21) yang ketika itu sedang menunggu di depan ruang bersalin. “Tanpa menunggu lama tim kami langsung membawa MF ke Polsek Abepura untuk diinterogasi dan iapun mengakui perbuatannya. Keputusan untuk membuang bayi ini dikatakan kesepakatan bersama ia dan pacarnya. Dimana bayi tersebut dibuang pukul 05.30 WIT,” kata Clief.
Dari hasil interogasi yang dilakukan kata Kapolsek Clief, MF nekat melakukan itu lantaran keduanya bingung untuk membiayai hidup sang bayi termasuk terbebani biaya menikah. “Alasannya seperti itu,” imbuhnya.
Ditambahkan bahwa bayi yang ditemukan sementara masih dirawat di RS. Bhayangkara Kotaraja dan masih dalam keadaan hidup namun perlu perlu mendapat perawatan karena dehidrasi. (ade/bet/nat)
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…