Categories: BERITA UTAMA

Main  Petasan Spiritus, Enam Anak Ditangkap

JAYAPURA-Fenomena permainan petasan spiritus atau biasa disebut meriam spiritus, kembali muncul di Kota Jayapura terutama di wilayah Abepura. Permainan tersebut kemblai  muncul pertengahan September 2024 lalu.

   Meski awalnya sekedar permainan biasa, namun makin kesini justru menjadi permasalahan serius bagi masyarakat.Tidak jarang keluhan kepada aparat kepolisian, dilontarkan di berbagai laman media sosial seperti facebook, instagram maupun group whastapp.

  Menyikapi hal itu, Polsek Abepura langsung melakukan razia ke setiap kompleks. Alhasil menangkap sejumlah pelaku dalam hal ini anak anak. Mereka  yang ditangkap ini ketika sedang bermain meriam di pinggir jalan maupun diberbagai kompleks di wilayah tersebut.

   “Terhitung sampai saat ini ada 6 anak yang kami tangkap, karena bermain meriam,” ungkap Kapolsek Abepura, Kompol. Komarul Huda, kepada Cendrawasih Pos di ruang kerja, Jumat (25/10).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

1 day ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

1 day ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

1 day ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

1 day ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

1 day ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

2 days ago