

Skuat Persipura Jayapura saat menjamu PSIS Semarang dalam laga perdana Shopee Liga 1 2020 di Stadion Klabat Manado, 1 Maret lalu. ( FOTO: Erik/Cepos)
JAYAPURA-Pekan keempat lanjutan kompetisi Liga 1 batal menyajikan partai akbar Persipura Jayapura kontra tamunya Persija Jakarta yang direncanakan digelar tanggal 3 Oktober mendatang.
Hal tersebut menyusul adanya perubahan jadwal yang dilakukan oleh PT. LIB selaku operator kompetisi. Mengingat, hingga sampai saat ini beberapa klub belum menentukan home basenya. Salah satunya Persipura Jayapura sendiri.
Awalnya, pasukan Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura diagendakan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gajayana Malang. Sayangnya, Persipura tidak mendapatkan lampu hijau untuk menggunakan Stadion Gajayana. Pasalnya stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu akan dipugar.
Alhasil, pekan keempat yang harusnya menjamu Persija, Persipura justru harus bertandang lebih dulu ke markas Persela Lamongan. Tanggal 9 Oktober, Persipura kembali melakoni laga away kontra Persik Kediri di Stadion Brawijaya Kediri.
Asisten Manajer Persipura, Ridwan Bento Madubun mengatakan, perubahan jadwal tersebut sangat membantu timnya yang hingga kini belum menemukan home base.
“LIB pada keputusan ini adalah sesungguhnya membantu tim yang belum memastikan dan atau merubah home base, termasuk Persipura,” ungkap Bento kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Minggu (27/9).
Mantan wartawan itu menuturkan, pihaknya juga telah menerima surat pemberitahuan perubahan jadwal dari LIB. Bento begitu dia disapa mengaku, menyambut baik perubahan jadwal tersebut.
“Kita sudah dapat surat pemberitahuan penyesuaian jadwal dari LIB. Menurut kami ini langkah solusi yang baik. Karena ada beberapa perubahan home base yang terjadi dalam waktu beberapa hari ini. Jadi LIB melakukan penyesuaian yang menurut kami diharapkan bisa menjadi solusi atas perubahan home tersebut,” pungkas Bento.
Dengan perubahan jadwal tersebut, Persipura Jayapura dijadwalkan kembali menjamu Persija Jakarta pada tanggal 22 Oktober atau pekan kedelapan. (eri/nat)
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…