

Danrem 172/PWY, Brigjend TNI Izak Pangemanan
JAYAPURA- Komando Resor Militer (Korem) 172/Praja Wira Yakthi (PWY) terus meningkatkan pengamanan dan menjaga stabilitas di wilayah perbatasan antara Republik Indonesia (RI) dengan Papua New Guinea (PNG).
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pengamanan di daerah perbatasan RI-PNG, karena mengingat masih adanya kelompok-kelompok bersenjata di daerah perbatasan.
Menurut Pangemanan, kelompok-kelompok bersenjata ini kerap kali menganggu keamanan dan kenyamanan di wilayah perbatasan. “Di perbatasan, TNI menjaga keamanan di sana. Tujuannya adalah bagaimana menjaga stabilitas keamanan di sana agar tetap terjaga dari kelompok-kelompok bersenjata di daerah perbatasan,” katanya kepada wartawan di Korem 172/PWY di Padang Bulan Distrik Heram Kota Jayapura, Jumat (24/7).
Pangemanan mengatakan, kelompok bersenjata di daerah perbatasan ini tidak hanya menganggu stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, tetapi juga menjadi pelaku peredaran miras dan narkoba di wilayah tersebut.
“Yang kita tahu di sana masih ada kelompok-kelompok bersenjata yang kerap menganggu keamanan dan juga saat ini mereka menjadi salah satu pelaku peredaran miras dan narkoba ini,” ujar jenderal bintang satu ini.
Pangemanan menyatakan, muncul kelompok baru di daerah perbatasan yang disebut sebagai kelompok narkoba jenis ganja yang memanfaatkan barang haram ini untuk mendapatkan senjata dan amunisi untuk menganggu keamanan.
“Ini juga kita harus juga batasi dan kita tekan ini, sehingga tidak terjadi terus,” ujar mantan Komandan Danrindam XVII/Cenderawasih ini. (bet/nat)
Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…
Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…
Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…
Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…