Categories: BERITA UTAMA

Wali Kota BTM Dipanggil Forkopimda dan Pemprov Papua

Dr. Benhur Tomi Mano, MM ( FOTO: Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA-  Akibat statemennya yang tegas dan lugas, Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mendapat panggilan dari Forkopimda dan Pemerintah Provinsi Papua, Selasa (25/5) lalu.

“Karena pernyataan saya terkait penolakan terhadap PON di Kota Jayapura dan pimpinan kami Sekda telah ditegur Mendagri dan KSP, Moeldoko, maka saya dipanggil Forkopimda dan Pemprov Papua,” ungkap Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., Selasa (25/5) kemarin.

Wali Kota Benhur Tomi Mano menegaskan tidak menolak PON. Sebagai orang Papua, dirinya ingin PON sukses. Namun, dengan tidak adanya keterbukaan anggaran dari PB PON, maka ada baiknya PON  dilaksanakan saja oleh PB PON, bukannya Sub PB PON Kota Jayapura.

“Saya tidak menolak PON. Tapi penyelenggaraan PON di Kota Jayapura dilaksanakan PB PON karena mereka yang pegang semua anggaran. Kota juga dekat dengan PB PON. Demikian, untuk bidang-bidang Sub PB PON yang telah dibentuk, kita tidak laksanakan. Yang laksanakan di Kota Jayapura adalah PB PON,” tegasnya.

Wali Kota Benhur Tomi Mano dengan tegas meminta bidang-bidang teknis Sub PB PON untuk  mengembalikan uang yang telah diterima dari PB PON.

“Kalau ada bidang-bidang (Sub PB PON) yang sudah ambil uang secara pribadi, secara diam-diam, hari ini saya perintahkan untuk kembalikan anggaran itu kepada PB PON. Ada bidang-bidang yang secara diam-diam ambil uang dari PB PON. Dari bidang mereka masing-masing, dan saya sudah dengar informasi terkait hal tersebut,” bebernya.

“Jangan terlalu rakus dengan uang. Harga diri itu sangat penting. Nama baik itu lebih penting. Terima kasih OPD-OPD yang gila uang, yang sudah ambil uang dari PB PON. Itu namanya rakus. Pakai saja uang itu, tapi kamu harus pertanggungjawabkan dengan baik,” tambahnya.

Menurut Wali Kota BTM, dalam persiapan menyambut PON, pihaknya di lingkungan Pemkot Jayapura akan tetap memberikan dukungan.

“Saya dan pimpinan OPD hanya menyiapkan kebersihan kota, keamanan dan ketertiban kota, pantai wisata yang tentu akan kita tata, serta souvenir-souvenir bagi tamu dan pengunjung yang datang. Kepada masyarakat kampung yang ada di Kota Jayapura, persiapkan souvenir bagi tamu – pengunjung supaya bisa beli, untuk  meningkatkan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Ada 42 Operasi di Papua, Negara Belum Mampu Tangani OPM

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…

3 hours ago

​Dorongan Calon Provinsi Papua Utara Menghangat

​Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…

4 hours ago

Ditangkap di Ruko, Satu Anggota KKB Disinyalir Terlibat Rangkaian Pembunuhan

Dari tangannya,  polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…

5 hours ago

Dilematis, Ingin Bangun Rumah Sendiri Tapi Terbentur Rencana Penataan Pemerintah

  Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…

6 hours ago

Timbun BBM,  Tujuh Ton Lebih Solar Diamankan

Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…

7 hours ago

Para Warek Solid, Roda Organisasi Uncen Tetap Berjalan

   Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari ​Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…

8 hours ago