Categories: BERITA UTAMA

Ratusan Kios dan Rumah Terbakar di Mappi

KOBARAN API: Api yang mulai membakar rumah warga di Asgon, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Senin (25/2) sekira pukul 16.50 WIT.( foto : Humas Polda Papua for Cepos)

Kurang Lebih 700 Jiwa Kehilangan Tempat Tingal

MAPPI-Kebakaran besar terjadi di Asgon, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Senin (25/2) sekira pukul 16.50 WIT. Ratusan kios di pasar dan rumah warga warga rata dengan tanah karena ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kurang lebih 700-an orang kehilangan tempat tinggal. 

Kapolres Mappi AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan, SIK., MIK., yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan adanya musibah kebakaran di Asgon. Kapolres memperkirakan jumlah kios dan rumah yang terbakar kurang lebih 300 unit.  

“Sementara dalam pendataan di lapangan.  Tapi diperkirakan 300 unit kios pasar dan rumah yang terbakar,” jelasnya. 

Penyebab kebakaran menurut Agung Aryawan hingga kemarin masih dalam penyelidikan. Namun api diduga berasal salah satu kios yang ada di sekitar Pelabuhan Asgon. 

Bangunan kios yang terbuat dari papan menurut Kapolres mengakibatkan api cepat menyebar. Kondisi ini diperparah dengan sebagian besar kios menyimpan bahan bakar minyak untuk persediaan karena jauh dari ibukota kabupaten. 

Api yang terus membesar menurutnya tidak hanya menghanguskan pasar tetapi juga membakar sebagian rumah penduduk yang ada di sekitar pasar. Api baru dapat dipadamkan sekira 7-8 jam kemudian.  

“Api dapat dipadamkan Selasa (26/2) dini hari sekira pukul tiga. Kebakaran berlangsung agak lama karena di sana  belum ada alat pemadam kebakaran,” tambahnya.

Dikatakan, warga  yang mengalami musibah untuk sementara  sebagian diungsikan dan ditampung ke sekolah,  kantor distrik dan Mapolsek.

Agung Aryawan mengatakan, terkait kebakaran ini Pemkab Mappi langsung melakukan rapat koordinasi untuk penanganan pasca kebakaran bersama TNI dan Polri. 

“Tadi malam kita langsung menggelar  rapat koordinasi dan hari ini tim diturunkan dari Kepi ibukota Kabupaten Mappi ke lokasi kebakaran.  Sementara bantuan Sembako dan lain-lain akan menyusul ke sana, karena  tempatnya yang jauh dan sedikit sulit  ditempuh,” tuturnya. 

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, saksi melihat asap tebal yang berasal dari pelabuhan.

Tak lama kemudian, warga menuju ke tempat asal asap dan melihat api sudah melahap kios yang berada di pangkalan ojek.

“Api dengan cepatnya  menjalar dari arah kios yang berasal di pangkalan ojek ke dalam pasar dan melahap semua kios yang berasal di kompleks pasar. Warga mencoba memadamkan api dan menyelamatkan barang berharga tetapi kencangnya angin dan besarnya api menyebabkan api tidak dapat dipadamkan saat itu,” tuturnya. 

“Dalam kejadian ini, beberapa saksi telah dimintai keterangannya, anggota sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus kebakaran telah ditangani Polres Mappi,” sambungnya. 

Dari keterangan anggota Polri di lapangan, Kamal mengatakan, api sulit dipadamkan karena bangunan kios terbuat dari kayu. Selain itu sebagian kios merupakan pengecer BBM dan instalasi listrik yang tidak sesuai standart PLN.

Dirinya mengimbau warga agar lebih waspada dalam melakukan aktivitas khususnya di tempat-tempat yang berbahan mudah terbakar. Selain itu mengecek kembali instalasi listrik yang sudah termakan usia atau tidak sesuai dengan standart dari PLN.

“Kami meminta kepada pemerintah daerah untuk pengadaan kendaraan pemadam kebakaran,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Asgon  merupakan   daerah yang sempat mendadak terkenal pada awal tahun 2000-an, saat  pencarian kayu gaharu booming di wilayah tersebut. 

Meskipun berada di tengah hutan, namun  hampir semua  hiburan malam ada di sana. Selain itu, juga terdapat lokasi perjudian serta maraknya pekerja seks komersial yang beroperasi. 

Bahkan dari penelusuran koran ini, tahun 2004, di Asgon  sudah terdapat bar dimana untuk masuk ke bar tersebut pengunjung harus membayar Rp 50 ribu.

 Di  bar tersebut selain tersedia minuman  keras juga PSK  bagi para hidung belang. Sempat beredar istilah saat itu bahwa  Las Vegasnya Amerika ada di Asgon.(ulo/fia/nat) 

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

12 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

13 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

13 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

14 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

14 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

15 hours ago