

WAMENA-Polres Jayawijaya memastikan jika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya mulai masuk di Wamena ibukota Kabupaten Jayawijaya dan melakukan serangkaian aksi teror di beberapa tempat.
Terkait teror ini, aparat gabungan TNI-Polri dan Pemkab Jayawijaya masih terus melakukan patroli gabungan karena di beberapa tempat, kelompok ini sempat melepaskan tembakan.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Tonny Ananda Swadaya mengatakan, dari hasil patroli aparat gabungan dalam beberapa hari terakhir ini usai insiden penembakan di Pasar Jibama, ada serangkaian aksi teror yang dilakukan KKB di sejumlah tempat. Seperti di Jalan Bhayangkara atas dan Sinakma sempat terdengar suara tembakan beberapa kali sehingga membuat warga sekitar menjadi ketakutan.
“Kita melakukan pengepungan ke dua wilayah tersebut tetapi mereka berhasil meloloskan diri lantaran lebih menguasai medan. Selain dua tempat itu, di lapangan Sinapuk Wamena kita juga melakukan pengejaran karena mereka juga melepaskan tembakan,”ungkapnya Sabtu (24/8) kemarin.
Dari keterangan anggota dan masyarakat di lapangan, menurut Tonny Ananda sejak aksi teror yang terjadi Jumat malam lalu, anggota dari Satuan Intelkam Polres Jayawijaya juga ditembak oleh anggota KKB menggunakan senjata laras panjang SS1. Oleh sebab itu terus dilakukan pengejaran di beberapa tempat yang ada dalam kota Wamena.
“Mereka ini bekerja secara gerilya untuk melakukan aksi teror dalam kota Wamena. Kami dari aparat keamanan siap untuk mengantisipasi dan menghadapi mereka,” tambahnya.
Untuk jumlah anggota yang saat ini berada di Jayawijaya, Kapolres Tonny Ananda mengaku sudah cukup. Bahkan personel saat ini menurutnya masih mampu untuk mengendalikan situasi di Wamena dan menghadapi kelompok yang saat ini sedang melakukan aksi terror. Bahkan personel yang ada juga masih melakukan pengejaran dan menangkap pelaku teror.
“Nanti ketika kita sudah tidak mampu atau anggota kita kurang, barulah kita akan meminta bantuan dari Polda Papua atau Brimob,”jelasnya.
Ia juga mengakui jika dalam melakukan penyergapan dan pengejaran, Polres Jayawijaya dibackup personel TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya dan Batalyon 756 / Wimane Sili serta Satgasus serta Satgas Nemangkawi.
Secara terpisah Danyon 756/Wimane Sili Mayor Inf Arif Budi Situmeang mengakui jika untuk situasi terakhir kota Wamena sudah kembali kondusif seperti biasa. Namun pihaknya masih mengerahkan personelnya melakukan pengamanan dan penjagaan di beberapa titik.
“Kami masih mengantisipasi kemungkinan masih adanya anggota KKB di sekitar kota Wamena. Untuk itu, kami masih melakukan pengamanan dan penjagaan di beberapa titik mencegah kemunculan mereka,” pungkasnya. (jo/nat)
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…