Categories: BERITA UTAMA

Ditinggal ke Pasar, Rumah Terbakar

PADAMKAN API: Seorang petugas pemadam kebakaran saat memadamkan sisa api yang membakar salah satu rumah di alan Perwakin, Dok V Atas, Kelurahan Trikora, Distrik Jayapura Utara, tadi malam.( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA-Satu unit rumah di Jalan Perwakin, Dok V Atas, Kelurahan Trikora, Distrik Jayapura Utara, rata dengan tanah akibat dilumat si jago merah, Senin (25/3) malam sekira pukul 21.00 WIT.

Rumah yang terbakar tersebut ditinggal pemiliknya Lince Kadepa berjualan di Pasar Mama-mama Papua. Saat api membakar rumahnya, Lince mengaku dalam perjalanan pulang dari pasar.

Kadepa membeberkan bahwa saat peristiwa itu, dirinya sudah dekat rumah. Namun, ketika sementara mengobrol dengan kedua temannya yang juga merupakan warga setempat, terlihat api besar yang sedang menyala dengan asap yang membumbung di udara.

 Melihat hal itu, Lince langsung panik dan berteriak walaupun saat itu ia belum tahu kalau rumahnya yang terbakar. 

“Ketika api sedang menyala, saya dengan teman 2 orang lihat dari atas asap hitam. Saya duga itu rumah saya, hingga turun ke bawah ternyata benar itu rumah saya,” ujar Lince Kadepa kepada Cenderawasih Pos di lokasi kebakaran, Senin (25/3) malam.

Dengan konstruksi rumah yang sebagian besarnya terbuat dari kayu ditambah tak ada seorangpun di rumah membuat api cepat membesar dan membakar habis rumah korban. 

“Di rumah, barang-barang mulai dari perhiasan, ijazah, dan surat-surat penting lainnya, termasuk uang, terbakar semuanya. Tidak ada yang tersisa,” tambahnya.

Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui dengan pasti. Namun diduga kebakaran terjadi akibat disulut arus pendek.

“Kalau sore, saya pergi ke pasar saya selalu meninggalkan lampu depan dalam keadaan menyala supaya ketika pulang di waktu malam lampu tersebut yang membantu penerangan saya jalan ke rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemadam Kebakaran Kota Jayapura yang tiba di lokasi baru bisa memadamkan api sekira pukul 22.00 WIT. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago