Categories: BERITA UTAMA

Longsor di Yahukimo, Dua Desa Nyaris Hilang

Ribuan Warga Mengungsi, Minta Pemerintah Segera Turun

JAYAPURA – Musim penghujan yang melanda sejumlah daerah ternyata ikut berdampak khususnya di salah satu distrik di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Akibat intensitas hujan yang turun sejak 18 Februari lalu, dua desa di Distrik Pronggoli nyaris hilang tersapu longsor.

Meski tak ada korban jiwa namun hampir seluruh harta benda milik warga setempat terbawa material longsoran. Menurut laporan, ada ribuan warga yang saat ini mengungsi. “Hujannya turun sejak 18 Februari, itu malam hari dan tanggal terjadi 19 longsoran besar,” kata Kepala Distrik Pronggoli, Obet Pahabol dalam rekaman videonya yang dikirim ke Cenderawasih Pos, Selasa (24/2).

Dari sejumlah dokumen gambar dan video yang dikirim terlihat longsoran masih berpotensi terjadi. Ini juga yang membuat warga memilih mengungsi ke beberapa kampung sebelah setelah sebelumnya berkumpul di bangunan Gereja Sion Pronggoli. “Longsoran terus terjadi, warga ketakutan padahal sudah naik ke gereja akhirnya mereka mulai mengungsi ke desa sebelah,” tambahnya.

Dikatakan dampak dari longsor ini selain rumah, kebun tetapi juga ternak bahkan bangunan kantor desa ikut tersapu. “Beberapa hari terakhir longsorannya terus meluas dan warga ketakutan. Daerahnya kampung ini memang di posisi lembah dan dampaknya ada hampir 100 rumah terbawa longsor termasuk 7 rumah seng dan 2 kantor desa. Masyarakat trauma dan memilih berkumpul di gereja,” sambung Obet.

Namun karena arah longsoran mengarah ke gereja akhirnya warga kini berusaha pelan-pelan mengungsi ke kampung sebelah di Desa Pilam, Desa Lirukek dan Desa Hul-hul Punu. Warga berharap ada perhatian pemerintah karena pakaian dan semua isi honai semua hilang. Kata Obet masyarakat membutuhkan makanan, pakaian, parang, alat kebun maupun peralatan untuk makan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ketua BEM UGM: Demokrasi Butuh Keberanian, Kekuasaan Butuh Kedewasaan

Ia menilai sistem yang ada masih perlu diawasi ketat agar tidak membuka celah penyalahgunaan anggaran.…

1 hour ago

Dihuni 85 Santri, Sempat Bertahan Dua Minggu Tanpa Beras

Di sudut timur Jayapura, tepatnya di kawasan Koya Timur, berdiri sebuah lingkungan pendidikan yang dari…

5 hours ago

Temukan Delapan Tanaman Ganja di Belakang Pemukiman Warga

Penemuan tersebut berlokasi di antara jalan Swakarsa dan Kampung Yuwanain, Kabupaten Keerom. Dari hasil penyelidikan…

10 hours ago

Harga Cabai Rawit Stabil Rp 120 Ribu/Kg, Tomat Naik 20 Ribu/Kg

Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi…

11 hours ago

TNI dan OPM Saling Berbalas Pantun

Dari pihak TNI menyatakan upaya penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika…

12 hours ago

Implementasi Otsus Masih Jauh dari Harapan Masyarakat

Sejumlah pihak menyebut kondisi ini terjadi karena adanya dinamika perubahan sosial, politik, ekonomi, dan tata…

13 hours ago