Categories: BERITA UTAMA

Suami Mabuk, Istri Dilempar Pisau Hingga Tewas

EVAKUASI JENAZAH: Sejumlah warga saat mengevakuasi jenazah Agu Haluk yang tewas dilempar pisau suaminya PW di rumahnya di APO Bukit Barisan, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Selasa (23/4) malam.  ( FOTO : Humas Polres Jayapura Kota for Cepos)

JAYAPURA-Diduga dipengaruhi minuman keras (Miras), seorang pria berinisial PW (43) nekat menikam isterinya bernama Agu Haluk hingga tewas di rumahnya APO Bukit Barisan, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Selasa (23/4) sekira pukul 22.00 WIT.

Dari para saksi yang sudah dimintai keterangan menyebutkan, saat itu pelaku sedang dipengaruhi Miras lalu terlibat pertengkaran mulut dengan istrinya. Kemudian pelaku melemparkan sebilah pisau ke arah korban dan langsung tertancap pada tangan kanan hingga tembus dan mengeluarkan darah. Korban diduga meninggal dunia karena kehabisan darah lantaran pelaku kabur dan tidak membawa korban ke rumah sakit. 

Kapolres Jayapura Kota yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra menerangkan usai melakukan penganiyaan kemudian sang pelaku meninggalkan korban begitu saja tanpa membawanya ke rumah sakit dan diduga kehabisan darah sehingga korban meninggal dunia.

“Pelaku dengan inisial PW sedang dikejar oleh tim opsnal,” ungkap Jahja saat dikonfirmasi, Rabu (24/4).

Menurut Jahja, korban dianiaya sebanyak satu kali dengan pisau pada tangan kanan hingga mengalami luka tusuk dan telah dimintakan visum ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Dirinya mengimbau pelaku untuk menyerahkan diri pada kesempatan ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jahja Rumra juga meminta keluarga korban agar tidak melakukan upaya pembalasan hingga memicu permasalahan baru dan mempercayakan penanganan kasus ini Polres Jayapura Kota.

“Satuan Reskrim Polres Jayapura Kota saat ini sedang mengejar pelaku penikaman yang menyebabkan istrinya meninggal duni, lalu pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

Pelaku kata Jahja diduga masih berada di wilayah Jayapur. “Bagi masyarakat yang mengetahui keberandaannya agar melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” pintanya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

38 minutes ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

6 hours ago