Categories: BERITA UTAMA

Hilang Terseret Ombak

Seorang Pemuda Ditemukan Terbujur Kaku

JAYAPURA-Niat sekelompok pemuda untuk mandi-mandi di sepanjang Pantai Holtekamp berubah menjadi kisah tragis.

Salah satu pemuda bernama Nataniel Hilapok (30) yang datang bersama rombongannya ditemukan tak bernyawa setelah terseret ombak dan sempat hilang selama 17 jam.

Ia akhirnya ditemukan Kamis (24/2) dini hari namun sudah dalam kondisi tak bernyawa. Jenazahnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Dari kronologisnya disebutkan bahwa kejadian tersebut pada Rabu (23/2) sore sekitar 16.45 WIT. Saat itu kelima korban datang untuk berekreasi ke pantai Holtekamp dan berenang di pinggir pantai. Nah saat asyik berenang tiba-tiba kelima korban terseret ombak.

Saat itu salah seorang saksi, Alfonso Ayeri (38) yang sedang memotong kayu bersama saksi lainnya melihat kejadian tersebut langsung berlari berusaha menolong para korban. Namun dari lima orang ini hanya empat yang berhasil diselamatkan sedangkan korban Nataniel Hilapok gagal diselamatkan.

“Jadi tujuan mereka (para korban) adalah mandi-mandi dan saat mandi mereka terseret ombak kemudian salah satunya terbawa ombak hingga dicari oleh tim SAR,” ujar Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Muaratami Kompol Junan Plitomo, S.Sos., MH.

Lebih lanjut kata Kompol Junan,  setelah mendengar informasi ini ia dan personelnya langsung mendatangi  TKP kemudian berupaya mencari posisi korban. “Setelah dilakukan upaya akhirnya pukul 17.30 WIT hanya 4 yang berhasil diselamatkan sedangkan 1 korban bernama Natan Hilapok terseret,” bebernya.

Jenazah warga Buper Waena ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Kilometer 13 Distrik Muara Tami sekira pukul 05.29 WIT  pagi hari. Adapun identitas korban selamat yakni Ersoni Yogobi (22), Habel Yogobi (21), Edward Yogobi (29) dan Alfado Kosay (21) sedang Nataniel Hilapok meninggal dunia.

Lanjut Plitomo upaya pencarian ini mulai dilakukan sekira pukul 19.00 malam oleh tim SAR Jayapura yang dipimpin Dantim Edwin Yoku hingga pagi hari barulah ditemukan.

“Pukul 05.29 WIT  tim SAR berhasil menemukan korban sudah tak bernyawa dalam tertelungkup di pinggir pantai sekitar 100 meter dari lokasi kejadian tenggelamnya korban. Kami beri apresiasi kepada seluruh Tim Gabungan SAR yang tak kenal lelah dalam pencarian korban  dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dari Tuhan,” tutupnya.

Sementara itu, Kasi Operasional SAR Jayapura, Marinus B. Ohoirat membenarkan adanya lima orang warga yang sedang berekreasi terseret di gelombang tinggi di Pantai Holtekamp, Rabu (23/2) sore.

Kejadian ini menurut Marinus Ohoirat terjadi sekira pukul 17.25 WIT. Hal itu berdasakna laporan masyarakat yang diterima Kantor SAR Jayapura. “Pukul 17.35 WIT., 1 Regu tim Rescue RB 222 Kantor SAR Jayapura dengan personel 4 orang bergerak menggunakan 1 unit RIB ke lokasi kejadian di seputaran Pantai Holtekamp,” jelas Marinus Ohoirat dalam rilisnya yang diterima Cenderawasih Pos, kemarin.

Dari kelima korban yang terseret gelombang tinggi, menurut Marinus Ohoirat empat di antaranta berhasil selamat. Namum satu orang atas nama Nataniel Hilapok  sempat hilang dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (ade/fia/roy/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago